Suka Berantem Sama Pasangan, Inilah Cara Termudah Mengenali Karakter Pasangan Anda

Maret 09, 2017
Pembaca Yang mulia bukanya penulis berprasangka buruk terhadap ciptaan-Nya, namun membaca karakter dari bagian-bagian wajah merupakan salah satu dari beberapa cabang ilmu psikiologi. Pada umumnya manusia memiliki berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Perbedaan itu dapat dilihat dari temperamen, watak, dan kepribadian masing-masing. Kali ini saya akan membagikan tentang cara membaca karakter seseorang dari bagian-bagian wajahnya.



Jikalau dilihat dari segi warna rambut 
Hitam sekali : pantang menyerah, tidak mudah putus asa dan disukai banyak orang.
Hitam lemas : tulus hati namun pikirannya mudah berubah
Hitam berkilau : suka ilmu pengetahuan, sabar, namun tegas
Agak kemerahan : kelakuannya tidak bisa diduga, tidak suka hidup teratur
Hitam kelam, tebal : memiliki kualitas hidup bagus
Hitam tipis : penuh gairah
Merah : bisa menjadi pemimpin

Jika di lihat dari segi kelebatan dan sifat rambut
Lemas agak halus : mudah terserang penyakit, agak bebal
Jarang : tidak pandai menyimpan uang, keras kepala
Kaku : pantang menyerah, tegas, berani
Lebat : pandai bicara, banyak akal
Lebat dan kaku : berani, daya tahan bagus, intelektual kurang, daya sembuh, suka tantangan
Lebat, kasar : miskin
Kasar dan kaku : tidak begitu simpatik, suka menggunakan cara sendiri
Tidak bisa tumbuh panjang : suka pada percintaan muluk, tapi sering gagal

Di Lihat dari Segi Dahi
Dahi yang lebar : pandai, praktis, idealisme tinggi, kaya gagasan
Lebar, tinggi : toleran, bisa menerima masukan orang lain
Lebar, dalam, bulat mulus : kreatif, artistik
Lebar, dalam, bulat, licin : memiliki kemampuan, ingatan baik, berinisiatif, logis, cerdas.
Sangat lebar, licin, bersih : intelek, aktif, gesit, minat besar dalam aktivitas seksual
Licin, tanpa garis dan alur : kehidupan lancar, hampir tidak pernah mengalami masalah
sangat licin : optimis
Tinggi, dalam, bulat : idealisme tinggi, pertemanannya kuat
tinggi, sempit : selalu ingin mencari tahu, berpikir logis/analitis
Rendah : praktis, to the point
Datar : pragmatis
Terlalu besar : pemimpi, perlu kerja keras untuk merealisasi gagasan

Dari segi zona dahi
Zona atas (antara garis rambut dan alis) melebar di sepanjang garis rambut : mempunyai kemampuan berkata-kata, bakat menulis
Zona atas lebih panjang dari salah satu daerah di kepala : introvert, sulit mengembangkan hubungan pribadi yang akrab
Seperti bayi (menonjol di atas) : cenderung mengintelektualkan situasi, kondisi, dan peristiwa sederhana, sehingga menyumbat logis dan nalar, tidak matang
Lebih panjang dari zona tengah : ketidakmampuan mengambil keputusan dan sifat mengalah

Dari segi kerutan wajah
Berkerut : kerutan berupa garis-garis horizontal menunjukkan orang tersebut mudah marah dan antusiasme yang tinggi
Berkerut-kerut melintang diatas alis : suka memikirkan hal-hal yang sukar
Berkerut-kerut malang diatas alis : jujur, setia, berhati mulia, gampang mengeluarkan uang untuk membantu orang 

Di Lihat Dari Segi Pipi
Pipi bagus : cekatan, berenergi, percaya diri, dan dapat menerima kesalahan orang lain
Lesung pipi : selain menambah daya tarik, juga menjadi simbol keserasian dari pemiliknya


Di lihat Dari Segi Mata
Besar : Pemalas, doyan tidur, malas bekerja
Terlihat kecil : mudah terkejut, tidak takut bekerja berat, dan menanggung sengsara
Sedang : berbudi, berhati mulia, dan bisa memegang janji
Masuk(legok) : berhati judes, suka melakukan fitnah, penjahat yang picik
Tertutup bulu mata yang halus : pendiam, tidak berbudi
Jarang berkedip : berhati mulia, mengasihani orang, dan suka menolong sesama yang sengsara
Pupil terlihat hitam sekali : banyak tingkah serba tengik
Kornea terlihat biru : Busuk, jahat, kejam, judes, dengki, suka khianat, rendah, suka, memfitnah
Kornea terlihat merah : berani yang membabi buta, tabah
Kornea terlihat kuning : penjahat, maling
Serba sedang, jarang berkedip : bijaksana, pandai bicara, suka menolong
berkerut di sekeliling mata : Berkulit muka tebal, tidak tahu malu
Terdapat tahi lalat pada  kornea atau pupil : suka menyusahkan orang lain
Sorot mata tajam : memiliki semangat yang berkobar dan optimis
Sorot mata redup : kurang percaya diri
Sorot mata ramah : penyabar dan penuh kasih sayang.
Sorot mata terlalu tajam : emosional dan kurang pertimbangan
Mata simetris atau rata : emoinya stabil, tenang
Mata kiri lebih tinggi : pandai namun kurang pertimbangan
Mata kanan lebih tinggi : penuh pertimbangan dan kreatif
Bola mata tidak sama besar : cerdas, mudah beradaptasi namun ambisius
Letaknya sangat dekat satu sama lain : peka tapi kurang semangat dan spekulatif, pandai
Letak saling berjauhan : kurang sabar, tidak tekun, dan lamban

Dilihat dari Segi Hidung
Mancung : melepaskan budi dengan cara membabi buta
Daging diantara kedua lubang tebal : suka menyela
ujung lebar : suka mengobrol, sombong, pandai berbohong
Lubang hidung besar : sifatnya buruk, suka memfitnah
agak besar : mudah tersinggung
Agak besar, mancung : angkuh, suka mementingkan diri sendiri
Agak besar pada bagian bawah : tidak pandai menyimpan uang, selalu berpikir yang muluk-muluk
Ujung hidung bulat : artistik, berbakat menulis, jujur
Ujung hidung turun tajam ke mulut : egois, tidak pantas dipercaya
Bentuk hidung panjang : berhati-hati, tidak mudah terpengaruh, selalu gelisah
Panjang dan sempit : seniman, suka membuat lelucon
Pendek : bahagia, alamiah
Pendek, besar pesek : tanda peringatan agar tidak mengambil resiko
Pesek : kurang spontan dalam bereaksi, lambat mengambil keputusan
Kecil : ketergantungan pada orang lain, pemalu, pendiam
Kecil, menengadah : ramah, bersahabat, sering memiliki tujuan yang tidak jelas

Mulut Dan Bibir
Mulut yang ciut : pengecut, tidak mempunyai ketabahan hati
Lebar : sedikit membuta, sering menggampangkan perkara-perkara yang sukar
Sedang : Berbudi, bisa pegang janji, berhati mulia
Tipis : pandai menutup diri dari keburukan, bertabiat palsu
Bibir atas tipis dan bibir bawah tebal : menunjukkan tipe orang yang persuasif
Agak besar dan menganga : suka mementingkan diri sendiri, namun rela berkorban untuk orang yang disukai
Agak tipis : cepat terpengaruh, tidak punya prinsip
Berwarna kehitaman : suka selingkuh dan berbohong
Berwarna pucat : ingin menang sendiri, mudah naik darah
Agak kecil dan sempit : selalu bimbang, tidak bisa mengambil keputusan yang baik

Itulah beberapa hal yang tentang membaca karakter menurut bagian-bagian wajah. Namun semua keterangan diatas tidaklah benar semua. Karakter manusia dapat berubah-ubah. Semua keterangan diatas hanyalah bahan rujukan untuk mempermudah kita mengetahui karakter seseorang. Jika kita memang ingin mengetahui karakter seseorang dengan baik, maka kenallah seseorang itu dengan sebaik-baiknya. Niscaya anda akan mengetahui karakter orang tersebut secara lebih baik.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »