Inilah Cara Mudah Memulai dan Membangun Bisnis Rumahan

Totalitas A - Z Memulai Bisnis Rumahan Gampang di Aplikasikan
Bisnis rumahan dapat dilakukan oleh siapa pun yang memiliki ide bagus, etos kerja kuat, dan sumber daya yang memadai. Untuk mendirikan bisnis, Saudara  harus memikirkan konsep bisnis, menyusun rencana bisnis, memahami persoalan finansial, dan yang terakhir adalah pemasaran dan peluncuran.
Disini Akan di bahas dan masuk dalam beberapa daftar  isi :
(Klik menuju judul )
A. Membangun Pondasi 

B. Menyusun rencana bisnis? 

C. Mengelola Keuangan? 

D. Mengurus Legalitas? 

E. Pemasaran 

F. Peluncuran Bisnis 

G. Tips dan Kesimpulan

Dibaca dari beratas-ratus halaman yang membahas bisnis rumahan dari apa yang mereka bawakan. Saya yakin inilah
panduan yang saudara butuhkan untuk memulai bisnis dari nol sampai proses peluncuran bisnis yang saudara akan geluti. Sekiranya artikel atau bacaan ini menjadi langkah awal sampai tahap peluncuran bisnis saudara Saya upayakan bacaan ini tidak terasa hambar dan to the point langsung menuju pokok bahasan kunci.
Sekiranya , artikel ini berbobot dan di mudah di aplikasikan untuk memulai bisnis rumahan . perhatikan dan catatlah poin-poin terpenting yang nantinya akan menjadi pegangan saudara. Good luck J

1. Membangun Pondasi
A. Tetapkan tujuan
Apakah Saudara menginginkan kebebasan finansial, misalnya kelak  menjual bisnis Saudara  kepada penawar tertinggi? Atau apakah Saudara  menginginkan bisnis yang kecil dan berkelanjutan, yang Saudara cintai dan menjadi sumber penghasilan tetap? Semua itu sebaiknya diketahui sejak awal. Yaitu menetapkan tujuan bisnis rumahan saudara. Karena tujuan ini akan menopang saudara ke depan, jangan sampai di tengah perjalanan saudara berpindah tujuan maupun berpindah haluan bisnis, kecuali saudara menemukan sesuatu yang lebih baik.

B. Cetuskan satu ide
Ide bisnis dapat berupa produk yang ingin Saudara buat, atau jasa yang yakin dibutuhkan banyak orang. Ide bisa saja berupa sesuatu yang belum disadari orang-orang atau khalayak umum sebagai kebutuhan karena belum tercipta!
Alangkah baiknya jika Saudara berdiskusi santai dengan orang-orang yang cerdas dan kreatif untuk mencari ide bisnis, syukur kalau ada yang sudah berpengalaman.

Mulailah dengan pertanyaan sederhana seperti
 “Apa yang akan kita lakukan?”
Tujuannya bukan untuk menciptakan rencana bisnis, tetapi untuk menghasilkan ide-ide potensial di masa depan.

Banyak dari ide yang dicetuskan mungkin tidak dapat dijalankan, dan ada beberapa yang biasa, tetapi akan ada ide kecil yang muncul dengan potensi yang nyata
.
C. Pertimbangkan bakat, pengalaman, dan pengetahuan ketika memilih konsep.
Jika Saudara memiliki bakat atau keterampilan tertentu, pikirkan bagaimana kelebihan tersebut dapat diterapkan untuk memenuhi permintaan pasar. Menggabungkan keterampilan dan pengetahuan dengan permintaan pasar akan meningkatkan kesempatan Saudara  untuk menghasilkan ide bisnis yang sukses.

Contoh, Saudara  telah bekerja sebagai karyawan di perusahaan elektronik selama bertahun-tahun. Mungkin Saudara  memperhatikan permintaan masyarakat akan sejenis alat elektronik tertentu.

Kombinasi antara pengalaman dengan permintaan pasar akan memungkinkan Saudara  menarik pelanggan.

D. Ciptakan nama prodak sementara
 Langkah ini bahkan bisa dilakukan sebelum ada ide bisnis, dan jika nama itu bagus, bisa jadi malah membantu saudara menemukan ide bisnis yang nyata. Seiring perkembangan rencana, dan setelah berbagai aspek mulai terbentuk, nama yang sempurna akan muncul, tetapi jangan biarkan masalah nama menghambat saudara  di tahap-tahap awal. Ciptakan nama yang dapat Saudara gunakan sambil mengembangkan rencana dan jangan ragu mengubahnya nanti.

Tips
a.  Sebelum memilih nama, jangan lupa mengecek apakah nama tersebut sudah digunakan oleh orang lain.
b. Cobalah menciptakan nama yang sederhana dan mudah diingat.
c. Pikirkan nama merek populer seperti "Apple". Nama ini mudah diingat, sederhana, dan gampang diucapkan.

E. Bila Perlu Bentuk Team
Apakah Saudara akan menjalankan bisnis sendirian, atau Saudara  akan mengajak satu atau dua orang teman tepercaya untuk bergabung? Tim akan menghadirkan banyak sinergi karena orang-orang cenderung bertukar ide.

Dua orang yang bekerja sama biasanya bisa  menghasilkan sesuatu yang lebih besar dibandingkan akumulasi dua orang yang bekerja terpisah.

* Ingatlah beberapa kisah sukses terbesar, seperti John Lennon dan Paul McCartney, Bill Gates dan Paul Allen, Steve Jobs dan Steve Wozniak, serta Larry Page dan Sergey Brin. Dalam tiap kisah rekanan tersebut, masing-masing mencurahkan yang terbaik dari dirinya.

* Pikirkan hal lain yang menjadi kelemahan Saudara , atau sedikit diketahui. Menemukan partner yang cocok dengan kepribadian Saudara , akan menambah pengetahuan atau mengisi kesenjangan keterampilan adalah langkah bagus untuk memastikan bisnis Saudara  memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk maju dan sukses.

F. Pilihlah rekan bisnis dengan bijak
Hati-hatilah ketika memilih orang yang akan jadikan rekanan untuk membangun bisnis. Walaupun orang itu sahabat bukan berarti bisa menjalin kemitraan yang baik dengannya dalam operasi bisnis nanti.

Mulailah bisnis dengan orang yang dapat diandalkan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih partner dalam posisi pemimpin dan tim pendukung antara lain:

* Apakah dia melengkapi kelemahan Saudara ? Atau, apakah Saudara  berdua hanya menawarkan keahlian yang sama? Jika jawabannya yang kedua, hati-hati, bisa saja nantinya ada terlalu banyak orang melakukan pekerjaan yang sama sementara tugas lain tidak tertangani.

* Apakah Saudara dan partner sepakat mengenai gambaran yang lebih besar? Perdebatan tentang detail pasti terjadi, dan memang perlu agar didapatkan hasil terbaik. Akan tetapi, tidak adanya kesepakatan mengenai gambaran yang lebih besar, yang merupakan tujuan bisnis Saudara yang sebenarnya, dapat mengakibatkan perseteruan yang mungkin tidak bisa diperbaiki. Pastikan tim Saudara  juga peduli dan yakin akan visi bisnis Saudara.

* Ketika mewawancarai calon partner atau karyawan, belajarlah mengenali bakat sejati di balik ijazah, gelar, atau tidak adanya kedua hal itu. Bidang pendidikan seseorang belum tentu adalah bidang bakat utamanya. Misalnya, seorang calon memiliki latar  belakang akuntansi, tetapi pengalamannya dan penilaian Saudara  menunjukkan bahwa dia lebih cocok jika membantu pemasaran.

2. Menyusun rencana bisnis 

Susunlah rencana bisnis
Rencana bisnis membantu Saudara menentukan apa yang Saudara butuhkan untuk mulai membangun bisnis, baik besar maupun kecil. Rencana bisnis merangkum pemahaman mengenai bisnis dalam sebuah dokumen. Rencana bisnis Juga menyajikan peta bagi investor, bankir, dan pihak-pihak lain yang tertarik untuk mereka gunakan ketika menentukan cara terbaik membantu Saudara , juga membantu mereka memutuskan apakah bisnis Saudara  sanggup bertahan atau tidak. Rencana bisnis semestinya mencakup elemen-elemen yang diuraikan dalam langkah-langkah di bawah ini:

A. Tulislah deskripsi bisnis Saudara .
Deskripsikan bisnis Saudara  dengan lebih spesifik, dan bagaimana kesesuaiannya di pasar secara umum. Jika bisnis Saudara berbentuk korporasi, perseroan terbatas, atau kepemilikan tunggal, nyatakan hal itu serta alasan Saudara  memilihnya. Deskripsikan produk Saudara , fitur utamanya, dan mengapa orang-orang akan menginginkannya. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk membantu saudara :

* Siapa pelanggan potensial Saudara ? Setelah mengetahui siapa pelanggan Saudara  dan apa yang mereka inginkan, kembangkan strategi pemasaran.

* Berapa harga yang bersedia mereka bayar untuk mendapatkan produk atau jasa Saudara ? Mengapa mereka memilih produk atau jasa Saudara  dibanding kompetitor?

* Siapa saja kompetitor Saudara ? Lakukan analisis kompetitif untuk mengidentifikasi kompetitor kunci. Cari tahu siapa yang melakukan sesuatu yang sama dengan yang Saudara  rencanakan, dan bagaimana mereka bisa sukses. Mengetahui kegagalan mereka juga tak kalah pentingnya, dan apa yang membuat usaha mereka jatuh.

B. Susunlah rencana operasional
 Rencana operasional menggambarkan bagaimana Saudara akan memproduksi atau memberikan produk atau jasa dan semua biayanya.

* Bagaimana cara Saudara menciptakan produk?

*Apakah yang Saudara  tawarkan adalah jasa, atau jika lebih kompleks bagaimana membuatnya?

*Jelaskan prosesnya, dari penyediaan bahan baku, perakitan, hingga pengerjaan akhir, pengemasan, penyimpanan, dan pengiriman.

* Apakah Saudara  akan membutuhkan tambahan orang? Apakah akan ada tamabahan serikat yang terlibat? Semua ini harus dipertimbangkan baik-baik.

* Siapa yang akan memimpin, dan siapa yang akan dipimpin?
Tetapkan organisasi Saudara , dari resepsionis hingga CEO, dan peran apa yang mereka mainkan baik dalam fungsi maupun finansial? Mengetahui struktur organisasi akan dapat membantu Saudara  merencanakan biaya pengoperasian bisnis, dan memperkirakan berapa banyak modal yang Saudara  butuhkan untuk beroperasi dengan efektif.

* Cari umpan balik. Teman dan keluarga adalah sumber yang baik untuk mendapatkan umpan balik. Jangan ragu menjadikan mereka sebagai “dewan penasihat perusahaaan saudara”.

* Kebutuhan untuk menambah lahan dan bangunan. Ini terjadi lebih sering dari yang diperkirakan. Setelah stok mulai menumpuk, Saudara  mungkin mulai menggunakan ruang tamu, kamar tidur, dan gudang di  halaman belakang sebagai penyimpanan. Pertimbangkan untuk menyewa lahan atau tempat penyimpanan jika dibutuhkan.

C. Susunlah rencana pemasaran.
 Rencana operasional mendeskripsikan cara memproduksi produk Saudara, dan rencana pemasaran mendeskripsikan cara menjual produk. Ketika menyusun rencana pemasaran, cobalah menjawab pertanyaan “bagaimana” Saudara  akan membuat produk dikenal oleh pelanggan potensial?

 * Saudara  perlu menyertakan tipe pemasaran yang akan digunakan. Contoh, apakah Saudara  akan menggunakan iklan radio, media sosial, promosi, papan iklan, menghadiri acara pembinaan jaringan, atau semua itu?

* Saudara  juga perlu menentukan pesan pemasaran. Dengan kata lain, apa yang akan Saudara  katakan untuk meyakinkan pelanggan agar memilih produk Saudara ? Di sini, Saudara  perlu berfokus pada Poin Penjualan Unik (Unique Selling Point) yang juga dikenal dengan  singkatan USP.

USP adalah kelebihan unik yang dimiliki produk Saudara  untuk menyelesaikan masalah pelanggan.

Misalnya, Saudara  mungkin menawarkan harga yang lebih rendah, lebih cepat, atau kualitas yang lebih tinggi dari kompetitor.

D. Buatlah model penetapan harga
Mulailah dengan mempelajari kompetitor. Ketahui berapa harga yang mereka berikan untuk produk serupa. Apakah Saudara dapat menambahkan sesuatu (nilai tambah) agar produk Saudara  berbeda dan menjadikan harganya lebih menarik?

* Persaingan tidak hanya tentang barang atau jasa. Persaingan juga tentang kredibilitas sosial dan lingkungan Saudara . Pelanggan memiliki kesadaran yang terus bertambah akan kebutuhan untuk menunjukkan bahwa bisnis Saudara bersimpati pada kondisi tenaga kerja dan tidak merusak lingkungan. Sertifikat dukungan dari organisasi terkemuka, seperti label dan bintang, dapat meyakinkan pelanggan bahwa produk atau jasa Saudara lebih sejalan dengan norma mereka daripada produk atau jasa yang tidak memiliki sertifikat.

E. Uruslah persoalan finansial.
Keterangan finansial menerjemahkan rencana operasional dan pemasaran Saudara  ke dalam angka (keuntungan dan aliran dana). Di dalamnya teridentifikasi berapa uang yang Saudara butuhkan dan berapa yang dapat Saudara hasilkan.
Karena keuangan adalah bagian paling dinamis dari rencana Saudara , dan mungkin yang paling penting untuk stabilitas jangka panjang, Saudara  harus memperbarui keterangan finansial setiap bulan pada tahun pertama, setiap tiga bulan pada tahun kedua, dan setiap tahun setelahnya.

* Uraikan biaya awal. Bagaimana cara Saudara  membiayai pendirian  bisnis Saudara ? Beberapa pilihannya adalah bank, pemilik modal, investor, program dukungan bisnis kecil dan menengah, tabungan pribadi. Saudara harus realistis ketika mengawali bisnis. Kemungkinan Saudara tidak akan langsung dapat mengembalikan modal dalam bulan pertama, jadi Saudara harus memiliki dana yang cukup untuk membiayai banyak hal sampai pemasukan benar-benar mengalir. Salah satu cara pasti untuk gagal adalah tidak  memiliki cukup modal untuk operasional bisnis.

* Berapa harga yang Saudara  kenakan untuk menjual produk atau jasa? Berapa banyak biaya produksinya? Buatlah estimasi kasar untuk keuntungan bersih, masukkan faktor biaya tetap seperti sewa, energi, karyawan, dsb.

F. Susunlah ringkasan eksekutif
Bagian pertama rencana bisnis adalah ringkasan eksekutif. Setelah Saudara mengembangkan bagian lain, deskripsikan konsep bisnis secara keseluruhan, bagaimana cara mendapatkan keuntungan, berapa dana yang akan dibutuhkan, di mana posisinya sekarang, termasuk posisi hukum, orang-orang yang terlibat dan riwayat singkat, dan semua aspek yang membuat bisnis Saudara  tampak seperti proposisi unggul.

G. Buatlah produk atau kembangkan jasa Saudara .
Setelah Saudara memiliki rencana bisnis, dana, dan staf dasar, lanjutkan. Proses pengembangan adalah periode persiapan untuk terjun ke pasar, selama waktu itu Saudara  mungkin berdiskusi dengan para insinyur dan mengembangkan serta menguji perangkat lunak, mendatangkan bahan baku dan mengirimnya ke pabrik (atau bengkel kerja), atau membeli barang-barang secara grosir untuk dijual lagi dengan harga lebih tinggi. Dalam proses itu, Saudara  mungkin menemukan beberapa hal seperti berikut:

* Perlunya menyesuaikan gagasan. Mungkin produk harus dibuat dalam bentuk warna, tekstur atau ukuran berbeda. Mungkin jasa Saudara harus dibuat lebih luas, lebih sempit, atau lebih mendetail. Inilah waktunya untuk mengatasi semua yang muncul selama fase pengujian dan pengembangan. Saudara  akan tahu dengan sendirinya ketika ada yang perlu disesuaikan agar apa yang Saudara  tawarkan lebih baik atau tidak seusang yang ditawarkan kompetitor.

3. Mengelola Keuangan
A. Penuhi biaya-biaya awal
Kebanyakan bisnis membutuhkan modal untuk mulai. Modal yang biasanya diperlukan adalah uang untuk membeli persediaan dan peralatan, juga untuk menjalankan operasional bisnis selama periode sebelum menghasilkan keuntungan. Tempat pertama untuk mencari dana adalah diri Saudara sendiri.

* Apakah Saudara memiliki investasi atau tabungan? Jika iya, pertimbangkan mengambil sebagian untuk mendanai bisnis Saudara .
Saudara  tidak boleh menginvestasikan semua tabungan ke dalam bisnis karena ada risiko gagal. Selain itu, Saudara  tidak boleh menginvestasikan uang yang disisihkan untuk keadaan darurat (para ahli merekomendasikan tiga hingga enam bulan pendapatan disisihkan untuk tujuan ini).

* Pertimbangkan untuk menabung sebelum memulai bisnis. Jika Saudara  memiliki pekerjaan, tabunglah sebagian gaji bulanan Saudara  selama beberapa lama untuk mendanai biaya pendirian bisnis.

B. Kelola biaya operasional.
Awasi biaya operasional bisnis dan upayakan agar biaya tersebut tetap sejalan dengan proyeksi Saudara. Kapan pun Saudara melihat sesuatu terbuang sia-sia. Misalnya listrik, pulsa telepon, peralatan kantor, kemasan produk. Amati dan perkirakan berapa banyak yang benar-benar dibutuhkan, kemudian minimalkan atau hilangkan biaya tersebut sebisa Saudara. Temukan trik-trik penghematan pada awal bisnis, termasuk menyewa barang ketimbang membelinya dan gunakan layanan prabayar agar biaya telepon bisa dikontrol dengan baik.

C. Belanjakan uang dengan cermat
Minimalkan pembelian perlengkapan kantor dan pengeluaran tambahan ketika berada di fase awal bisnis. Saudara  tidak membutuhkan kantor mengagumkan, kursi kerja terbaru dan lukisan mahal di dinding. Ruang kecil di rumah Saudara  sudah cukup jika  Saudara dapat mengarahkan klien untuk bertemu di kedai kopi lokal (sambut mereka di lobi).

Banyak orang yang memulai bisnis gagal karena membeli perlengkapan mahal, bukan menggunakan uang untuk berfokus pada bisnis.

4. Mengurus Legalitas


Pilih konsultan hukum yang cocok dengan Saudara dan yang menunjukkan bahwa dia memahami bisnis Saudara . Saudara  juga membutuhkan orang yang berpengalaman di bidang ini, karena konsultan hukum tidak berpengalaman bisa saja membawa Saudara pada masalah hukum, bahkan denda dan penjara.



A. Bila perlu carilah akuntan

Saudara membutuhkan orang yang bisa dengan tangkas menangani keuangan Saudara , walaupun Saudara  merasa bisa menangani pembukuan sendiri, Saudara  tetap butuh orang yang paham hitungan pajak. Pajak untuk bisnis bisa sangat rumit, karenanya Saudara butuh (minimal) satu konsultan pajak. Sekali lagi, akuntan haruslah orang yang bisa dipercaya, berapa pun jumlah uang yang harus dia tangani.



B. Saudara  perlu membentuk salah satu dari entitas bisnis berikut

* Kepemilikan tunggal, jika Saudara menjalankan (tidak termasuk karyawan) bisnis sendiri atau berdua dengan suami/istri.

* Kemitraan umum, jika Saudara menjalankan bisnis dengan seorang partner.

* Persekutuan terbatas, yang terdiri atas beberapa partner umum yang bertanggung jawab atas semua masalah bisnis, dan beberapa partner terbatas yang bertanggung jawab sebatas jumlah yang mereka investasikan dalam bisnis itu. Semua mendapatkan bagian dari keuntungan dan kerugian.

* Persekutuan kewajiban terbatas, tidak ada partner yang bertanggung jawab atas kelalaian partner lainnya.

5. Pemasaran

A. Buatlah situs web
Buatlah situs web, atau minta orang lain membuatkan untuk, Situs web toko Saudara , jadi apa pun yang bisa Saudara  lakukan untuk membuat orang ingin datang, dan ingin berlama-lama, lakukan.

* Atau, jika orientasi bisnis lebih kepada pengalaman "pribadi", pemasaran tradisional mungkin sama pentingnya. Misalnya, jika Saudara  memulai bisnis membuat taman, fokuslah menyebarkan kata-kata kepada tetangga sebelum membuat situs web.

* Ketika membuat situs web, ingat bahwa kesederhanaan dan kejelasan adalah kuncinya. Desain yang paling efektif adalah desain sederhana yang jelas menyatakan apa yang Saudara  lakukan, bagaimana Saudara  melakukannya, dan berapa biaya yang Saudara kenakan. Tekankan mengapa bisnis Saudara  adalah solusi terbaik bagi masalah

B. Pekerjakan desainer profesional.

Jika Saudara  memutuskan untuk memiliki situs web, pastikan situs Saudara  terlihat profesional. Mempekerjakan desainer mungkin membutuhkan lebih banyak biaya pada awalnya, tetapi situs yang tersaji dengan apik dan tepercaya lebih penting. Situs web harus terlihat profesional dan mudah dijelajahi.

Jika transaksi uang terlibat di situs itu, berinvestasilah untuk menghadirkan enkripsi keamanan dan memastikan bahwa perusahaan yang akan melayani transfer uang Saudara  memang  terpercaya dan bisa diandalkan.

C. Bangkitkan sosok publisis dalam diri Saudara .
Mungkin Saudara benar-benar yakin akan kualitas produk dan jasa Saudara , tetapi supaya bisa sukses, orang lain juga harus yakin. Jika Saudara  pemula di bidang iklan dan pemasaran, atau kurang suka menawarkan penjualan, kini saatnya mengatasi perasaan itu dan mengembangkan kepribadian seorang publisher. Saudara perlu merancang penawaran singkat dan memukau untuk meyakinkan calon pelanggan bahwa mereka membutuhkan produk atau jasa Saudara , penawaran yang harus mencerminkan nilai, tujuan, dan potensi dari yang ditawarkan bisnis Saudara. Tulis penawaran dalam beragam cara hingga Saudara  puas mengungkapkan segalanya dan nantinya bisa Saudara  ungkapkan ke semua orang. Kemudian berlatihlah sekeras mungkin!

D. Luangkan waktu untuk aktif di media sosial.
Saudara bisa melakukannya sebelum bisnis siap untuk membangun antisipasi. Gunakan Facebook, Google+, Twitter, dan media sosial lainnya untuk memancing minat serta menyebar kabar mengenai keberadaan bisnis Saudara. Saudara  perlu menciptakan desas-desus agar orang-orang mulai mengikuti perkembangan Saudara . Buatlah akun bisnis untuk bisnis Saudara, dan gunakan akun terpisah untuk pribadi. Pesan yang Saudara kirimkan dari kedua akun itu harus dirancang berbeda, tergantung dari akun mana Saudara  mengirimnya.

E. Terapkan rencana pemasaran dan distribusi.
 Dengan proses produksi yang sedang berjalan atau konsep jasa sedang dikembangkan, dan harapan realistis mengenai kapan produk atau jasa siap dijual, mulailah memasarkannya.

* Jika Saudara  memasang iklan secara berkala, media iklan butuh  salinan atau gambar iklan setidaknya 2 bulan sebelum penerbitan.

* Jika Saudara  menjual lewat toko, jual dengan memesan terlebih  dahulu, dan siapkan rak untuk menempatkan produk. Jika Saudara  berniat menjual lewat internet, pastikan situs /e-commerce/ Saudara  siap melayani pembeli.

* Jika Saudara  menawarkan jasa, pasanglah iklan di media yang seusai dan profesional, baik jurnal, koran, maupun media online.

6. Peluncuran Bisnis


A.  Siapkan ruangan.
* Jika Saudara butuh ruangan yang  lebih besar dari garasi atau kamar tidur kosong, untuk keperluan kantor ataupun gudang, inilah saat yang tepat untuk mencarinya.

* Jika Saudara  tidak membutuhkan kantor di luar rumah, tetapi kadang  butuh lokasi untuk pertemuan, ada lokasi-lokasi tertentu di kota yang dapat memenuhi kebutuhan itu. Cari saja "sewa ruang untuk pertemuan bisnis di kota Saudara informasi atau melalui Google, dan Saudara  akan menemukan banyak pilihan yang bisa disewa.

2 Luncurkan produk atau jasa Saudara .

Begitu produk selesai diproduksi, dikemas, ditulis kodenya, tersedia di internet, dan siap dijual, atau begitu jasa Saudara selesai dikembangkan dan siap ditawarkan, selenggarakan acara khusus untuk meluncurkan bisnis Saudara . Kirimkan rilisan pers, umumkan pada dunia. Kabarkan keberadaan bisnis Saudara lewat Instagram, Twitter dan Facebook, biarkan semua  tau kalau saudara telah membuka bisnis baru.

*Jika perlu adakan pesta syukuran dan undang orang-orang yang bisa berbagi kabar tentang bisnis. Pesta yang diselenggarakan tidak harus mewah, manfaatkan diskon untuk membeli makanan dan minuman di swalayan dan minta keluarga dan teman-teman membantu urusan katering Saudara bisa memberi mereka imbalan berupa produk atau jasa.

7. Tips dan Kesimpulan

* Selalu berikan nilai dan pelayanan kepada orang-orang yang berpotensi jadi pelanggan Saudara, walaupun saat ini belum. Ketika tiba saatnya mereka membutuhkan produk, tentunya Saudara ingin nama Saudara yang mereka ingat pertama kali.

* Dengan adanya internet, bisnis daring (online) merupakan cara termudah dan termurah untuk memulai bisnis, dan pastinya lebih murah dalam biaya awal jika dibandingkan toko fisik.

* Teruslah belajar dan beradaptasi dengan perubahan. Temukan rekan, mentor, organisasi bisnis lokal, forum internet untuk mendiskusikan detail bisnis kecil. Jauh lebih mudah bagi tiap orang untuk menjalankan bisnis dengan baik dan keuntungan memadai bila mereka tidak menghabiskan waktu dan energi untuk me-revolusi cara berbisnis yang telah ada.

* Kebanyakan perusahaan penjualan langsung memerlukan modal awal yang lebih rendah dibandingkan bisnis tradisional. Saudara  juga dapat mengembalikan modal lebih cepat dari model bisnis tradisional.

* Saudara juga bisa mempertimbangkan berdagang di toko-toko online tingkat nasional yang menjamur.

* Saudara bisa memulai dengan satu atau dua produk dan kemudian  menambahkan lebih banyak ide sambil berjalannya bisnis.

* Jangan takut bereksperimen dengan harga. Saudara harus menentukan harga  minimal untuk produk atau jasa agar bisa balik modal, tetapi lakukan eksperimen dengan harga rendah atau variasi harga premium.

* Yakinlah pada diri sendiri walaupun pada saat pemasukan mulai menurun atau keuangan menipis.

Perlu diwapadai :
* Hati-hati terhadap orang yang meminta uang sebelum membeli atau menyewa jasa Saudara . Perdagangan menjanjikan lewat keuntungan timbal balik, jadi pelanggan semestinya mau membayar untuk kerja keras. Toko waralaba atau bisnis berjualan dari rumah bisa jadi mensyaratkan biaya awal yang sah, tetapi harus merupakan biaya wajar untuk memungkinkan Saudara terjun ke bisnis tersebut sehingga manajer menghasilkan uang seiring kesukesan saudara, bukan hanya melibatkan Saudara .

* Hati-hati terhadap penawaran bisnis yang tampak menawarkan "sesuatu secara gratis". Bisnis semacam ini mungkin saja mengambil sesuatu dari seseorang, biasanya Saudara sebagai sasaran. Variasinya begitu banyak, beberapa lebih halus dari lainnya. Contohnya adalah skema piramida dan penipuan yang meminta uang di muka.

Sekian Totalitas A - Z Memulai Bisnis Rumahan semoga benar-benar memberi manfaat saudara. catatlah poin-poin terpenting dalam catatan bisnis saudara untuk memulai bahkan menunjang keberlangsungan bisnis saudara. Salam Blog Lokal kebumen MASYIS 

Sumber Pendukung
entrepreneur.com/article/244869
bls.dor.wa.gov/ownershipstructures.
en.wikipedia.org/wiki/Gains_from_trade
en.wikipedia.org/wiki/Pyramid_scheme
en.wikipedia.org/wiki/Advance-fee_fraud
sba.gov/category/navigation-structure/starting-managing-business
ocw.mit.edu/courses/sloan-school-of-management