5 Trik Psikologi yang Terbukti Dapat Meningkatkan Penjualan

Juni 02, 2017
5 Trik Psikologi yang Terbukti Dapat Meningkatkan Penjualan

Trik  ini membuka celah bagi Saudara untuk mendorong mereka membeli. Bahkan jika Saudara gagal pada kesempatan pertama karena mereka belum punya uang, toko online Saudara kini mengendap di Top of Mind (jawa:terngiang-ngiang)mereka. Dan setelah punya uang, mereka sudah tahu dimana harus belanja

Bagaimana hal itu terjadi ?
Sederhana saja.
Dengan memahami psikologi manusia. Sebab segala jenis keputusan, tanpa kecuali keputusan membeli atau tidak terjadi dalam otak manusia (Reptilian/otak tua).
Tak heran jika legenda iklan & pemasaran, Claude Hopkins

Claude Hopkins

‘Praktisi periklanan harus paham psikologi. Semakin banyak dia tahu tentang psikologi, semakin bagus’

Artinya sebagai penjual, semakin banyak Saudara tahu tentang cara pikiran manusia bekerja, online shop Saudara berpeluang menjual lebih banyak kepada calon pembeli.
Dengan pengetahuan psikologi, Saudara mampu menarik perhatian mereka, menumbuhkan minat, kemudian memunculkan keinginan tak tertahankan untuk memliki produk dan akhirnya mendorong mereka membeli saat itu juga.

Penasaran ? jika tidak berhenti membaca.

5 trik psikologi yang terbukti dapat meningkatkan penjualan di online shop Saudara

Wait….sedikit Disclaimer sebelum kita mulai.....

Sama seperti semua bumi datar ini dan tak ada gading yang retak, tak satu pun trik psikologi berikut yang dijamin 100 % berhasil. Dua orang menggunakan trik yang sama tidak otomatis mendapatkan hasil yang sama.

Tapi dengan asumsi Saudara punya produk bagus, harga bersaing dan desain website profesional, penggunaan trik-trik psikologi berikut bisa jadi faktor penentu terjadinya penjualan di toko online Saudara.
Langsung saja ?

Trik 1 Bermain Kontras
Penggunaan warna merah yang kontras secara otomatis menarik perhatian orang lebih dari warna hitam di sekitarnya. Kontras warna ini juga menegaskan perbedaan antara harga normal yang lebih mahal, dengan harga discount yang lebih murah. Rentang perbedaan harga ini tidak terlalu dirasakan oleh konsumen jika secara visual warna nominalnya serupa (sama-sama berwarna hitam).

Selain efek kontras, penggunaan warna merah itu sendiri terbukti menciptakan persepsi harga yang lebih murah di otak konsumen dibanding jika Saudara menggunakan warna hitam (riset)
5 Trik Psikologi yang Terbukti Dapat Meningkatkan Penjualan
Pehatikan warna merah pada diskon dan warna harga hitam harga asli Foto : Buka Lapak

Dan pemanfaatan efek kontras belum berakhir sampai disitu
Kedua, Saudara bisa membuat perbedaan harga semakin mencolok dengan membedakan ukuran font yang Saudara gunakan. Hasil riset membuktikan nominal harga yang menggunakan font lebih kecil selalu dipersepsikan lebih murah dari nominal harga yang menggunakan ukuran font lebih besar.

Memang, diskon itu sendiri sudah cukup kuat memicu minat beli calon pembeli Tapi dengan menambahkan efek kontras pada warna & ukuran font, Saudara bisa melipat gandakan pengaruh diskon, sehingga mereka tidak menunda pembelian.

Trik 2 : Produk terlaris, terlaris’ ‘best sellers’ atau semacam itu
Telah banyak riset yang membuktikan manusia sebagai mahluk kawanan. Mentalitas kawanan merupakan manifestasi dari insting bertahan hidup manusia sejak leluhur kita pertama kali berjalan tegak. Nenek moyang kita dimasa lalu hidup dan bergerak dalam gerombolan demi melindungi diri dari serangan predator. Terpisah dari kawanan berarti mati.

Mentalitas ini tetap bertahan hingga era modern mungkin sampai detik sebelum kiamat.
Untuk melindungi diri dari kerugian, manusia modern selalu berpedoman pada perilaku orang lain di sekitarnya.

Semakin banyak Saudara melihat merek, model, atau produk tertentu dipakai orang, semakin yakin Saudara pada kualitas produk bersangkutan.

Bahkan lebih sering daripada tidak Saudara membeli sesuatu tanpa sadar, hanya karena melihat orang lain juga membelinya. Seolah ada perasaan tidak aman jika Saudara tidak menjadi bagian dari trend.

Memanfaatkan perilaku ini, Saudara juga bisa memicu minat beli calon pembelihanya dengan menunjukkan banyak orang yang telah membeli produk sebelumnya.
Berikut cara melakukannya :

Pertama, pastikan Saudara mempunyai area khusus ‘produk terlaris’ di homepage Saudara. menggunakan nama Hot List
5 Trik Psikologi yang Terbukti Dapat Meningkatkan Penjualan
Toko Pedia

Kata ‘laris’ mengirim sinyal kepada calon pembelibahwa banyak orang yang telah menggunakan produk Saudara sebelum mereka.  

Selain menumbuhkan rasa aman, kata ‘terlaris’ ‘best sellers’ atau semacam itu, juga memicu sifat dasar manusia untuk menjadi bagian dari trend (istilah lain dari kawanan).
Dan seperti Saudara tahu, jauh lebih banyak orang membeli produk karena ingin menjadi bagian dari popularitas ketimbang karena mereka membutuhkannya.

Kedua, Lebih baik jangan menggunakan kalimat generik recommended atau related product pada penawaran upselling – cross-selling di halaman produk.
Tapi gunakanlah kalimat pemanis‘Orang yang membeli produk ini juga membeli’ atau semacam itu, sebagai gantinya. contoh people also bought (orang-orang juga membeli)
5 Trik Psikologi yang Terbukti Dapat Meningkatkan Penjualan

Fungsi kalimat diatas sama seperti kategori ‘produk terlaris’ dan hampir sama kuatnya 
Kalimat ‘…paling banyak dibeli’ membangun rasa aman pada diri calon pembeli…. Dan yang terpenting, sekali lagi memicu sifat dasar mereka untuk menjadi bagian dari kawanan.

Trik #3 : Kebaruan

Diantara ke-5 trik psikologi pada posting ini, efek kebaruan paling mudah digunakan.
Mengapa mudah ?

Karena Saudara cuma perlu mencantumkan kata ‘baru’ itu sendiri di website Saudara.
Jadi jika Saudara belum memilikinya, segeralah membuat satu kategori lagi di website Saudara kemudian memberinya label ‘BARU’. 

Trik # 4 : Paradoks pilihan

Bahasan in sudah terbit sebelum ini : 3 Trik Terbukti Bikin Laris 

Mengutip hasil riset Prof Sheena Iyengar dari Columbia University, yang berhasil meningkatan penjualan hingga 600 % setelah dia mengurangi jumlah produk yang ditawarkan kepada konsumen dari 24 pilihan menjadi 6 pilihan.

Mengapa itu bisa terjadi ?
Ketika Saudara menawarkan banyak pilihan, konsumen mengalami kelumpuhan analisis saat membandingkan kelebihan & kekurangan masing-masing produk. Proses menganalisa informasi melelahkan otak.

Otak manusia membenci kerumitan.

Hasilnya tentu saja merugikan Saudara sebagai penjual, karena orang cenderung tidak memilih apapun saat disodorkan banyak pilihan. Percayalah, calon pembelimengalami itu saat berkunjung ke toko online Saudara.
Sebaliknya, semakin sedikit pilihan produk yang Saudara tampilkan semakin besar kemungkinan calon pembeli membeli. Jumlah ideal produk yang Saudara tawarkan maksimal 4 – 6 item seperti Toko Online - ternama dan terbesar lainya. 

Trik 5 : Kelangkaan
Kelangkaan menjual karena secara psikologis orang takut kehilangan kesempatan memiliki sesuatu. Dengan memperjelas kelangkaan, Saudara mengingatkan calon pembeliresiko kehilangan jika tidak membeli saat itu juga. Dan penggunaan trik ini tidak sesulit kedengarannya Sebagai contoh, Saudara bisa mulai dengan satu langkah sederhana berikut 

Cantumkan jumlah stok yang tersedia dihalaman produk Saudara. Jumlah stok tersedia ini dapat disebabkan oleh jumlah produksi yang terbatas ( Limeted Edision) atau karena sebagian besar produk Saudara sudah terjual.

Catatan
Harap menjaga kejujuran Saudara saat menggunakan trik kelangkaan.
Jika Saudara mengatakan stok tersisa 2 namun faktanya kemudian Saudara menjual produk yang sama lebih dari 3 kali, maka kebohongan ini akan menghancurkan kredibilitas Saudara.

Saudara lihat, betapa mudahnya menjual setelah Saudara mengetahui cara otak konsumen mengambil keputusan. Dan Saudara mungkin mulai menyadari betapa Saudara selama ini juga telah menjadi ‘korban’ dari trik-trik psikologi diatas ?
Sebagai konsumen Saudara boleh membenci psikologi. Tapi sebagai penjual, Saudara akan cinta setengah mati pada psikologi karena itu kunci.

Nah sekian 5 trik psikologi yang terbukti dapat meningkatkan penjualan. semoga bermanfaat bacaan ini.  semoga mudah di inspiratif dan mudah aplikasikan. Salam Blog Lokal Kebumen MASYIS

Ditulis kembali 4 jam

Sumber pendukung
Rudianto- writepreneurs.com Psikiologi konsumen


Artikel Terkait

Previous
Next Post »