6 Faktor yang mempengaruhi kualitas film / video

Juni 09, 2017
Ini sah di jadikan patokan film / video pendek  untuk para pemain creator youtuber Indonesia. Jika ingin pendapatan Google Adsense  naik maka kualitas film / video saudara juga harus di naikan, jangan asal membuat dan membuang waktu yang berharga.

Sebenarnya banyak hal yang mempengaruhi hasil sebuah film / video, dari ide cerita, penokohan sampai sutradara berpengaruh terhadap film / video tersebut. Untuk itu,

Ciri video yang berkualitas dapat di lihat berdasarkan beberapa aspek dan hal yang perlu dicatat disini adalah penggabungan dari aspek aspek yang ada, kadang ada film / video yang bagus dari ide cerita namun jelek dalam adegan atau pun efeknya.

Berikut 6 Faktor yang mempengaruhi kualitas film / video

1. Ide dan Plot Cerita Yang Mengalir
Sebelum saudara menonton sebuah film, lihat dulu ide cerita dibalik Film tersebut atau membaca Tagline tersebut. Umumnya film / video berkualitas mempunyai ide yang segar dan belum pernah diangkat sebelumnya pada masa yang sama, contoh film dengan cerita baru adalah Inception, Atau francise seperti Harry Potter, Star wars, Terminator, Toy Story dan Ice Age. Contoh film Indonesia adalah Ayat ayat cinta yang akhirnya banyak film video dan sinetron sejenis yang mengekor.

2. Narasi & Sad Ending
Sebagian besar film umumnya mengunakan narasi linier yang cenderung monoton. Lawan dari narasi ini adalah Non Linier. Narasi non linier mempunyai ciri jalan cerita meloncat loncat dan bahkan kadang awal dari film / video adalah akhir dari film / video itu sendiri. tentunya ini harus didukung dengan ide cerita dan plot yang menarik. Contoh film / video dengan narasi non linier yang berkualitas adalah Memento, The Prestige dan 500 Days of summer.

Selain narasi yang bagus , kebanyakan film / video yang tidak berakhir dengan Happy ending juga bagus, Contohnya The Myth dan The Dark Knight serta 50 First Kiss. Selain itu, film / video yang memberi ending tak terduga juga umumnya film / video bagus seperti Sixth Sense.

3. Sutradara 
Sutradara adalah faktor ketiga yang menentukan bagus tidaknya sebuah film / video. Umumnya masing masing sutradara mempunyai “sentuhan” yang berbeda dalam menggarap sebuah film / video. Crishtoper Nolan mempunyai ciri khas cerita yang berhubungan dengan Pikiran dan psikologi, Roland Emmerich spesialisi dibidang film / video bencana besar seperti 2012 dan Independent day.

4. Aktor Dan Penokohan Yang Kuat
Sebagus apapun ide suatu cerita dan efek yang ditampilkan, tanpa Aktor yang menjiwai perannya akan membuat film / video menjadi hancur. Contoh dari aktor yang benar benar menjiwai karakternya adalah Leonardo di Caprio (Inception), Jhony Deep (Pirate of carribian) dan heath ledger (Joker/The Dark knight).

Contoh film / video yang para aktornya asal asalan adalah The last Air Bender dan Lovely complex (drama jepang). Ide cerita keduanya bagus, namun karena tokohnya tidak menjiwai perannya membuat keduany menjadi film / video yang sangat tidak berkualitas dilihat dari penokohannya.

5. Dialog
Dialog yang bagus akan membuat jalan cerita mudah dipahami dan cerita akan mengalir alami. Dialog yang kaku akan membuat ide cerita sebagus apapun tidak akan bermanfaat dengan dialog yang tidak mengalir. Contoh dialog film / video yang bagus adalah Ice Ages, The Dark Knigt serta The prestige. Contoh dialog yang kaku dan jelek adalah The last Air bender serta hampir semua film / video kebanyakan film / video sinetron indonesia.

6. Kostum, Lokasi Shuting Dan Efek
ketiga kriteria diatas adalah hal terakhir yang menentukan apakah kualitas film / video bagus atau tidak. Umumnya film / video yang bersetting di Masa depan atau masalah lalu akan terlihat kualitasnya dari kostumnya, makin mendekati kenyatan atau sejarah(jika film / video tentang masa lalu) maka makin bagus film / videonya. Contoh film / video yang kostumnya bagus adalah The Last Air bender dan Lord Of the Ring.

Efek adalah hal terakhir yang menentukan suatu film / video bagus atau tidak. Contoh film / video yang efeknya bagus adalah Inception, Avatar dan Matrix  

Gunakan 6 faktor tersebut Agar film atau video Saudara Berkualitas 

Nah 6 Faktor yang mempengaruhi kualitas film / video. Semoga para pembuat film maupun video pendek dapat menekan beberapa poin untuk menjadi landasan dasar sebelum membuat film/ video. Salam Blog Ngapak

Di tulis kembali 3 jam hari ini.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »