Memahami 3 Bagian Peran Otak dalam Keseharian

Juni 02, 2017

Model pemahaman otak yang berlandaskan pada teori evolusi sejak 450 juta tahun yang lalu. Evolusi otak manusia dimulai dengan adanya Otak Tua, atau Reptilian Brain dan berkembang menjadi Mamalian Brain dan terus sampai pada Neo Cortex. Konsep ini di kenal dengan kosep Triune Brain atau penyederhanaan tentang otak menjadi 3 bagian, yang ditemukan oleh Neuroscientist Paul D. MacLean, dan dipopulerkan oleh Carl Sagan. 

Ketiga Bagian otak kita mempunyai fungsi yang berbeda :

1.  Paling luar atau Otak Baru
The New Brain, Neo Cortex, berpikir dan menganalisa keadaan, menghitung untung rugi dan juga berinovasi. Otak inilah yang dipakai untuk memahami bahasa, berhitung, angka, huruf. Dan disinilah kita membagi otak kita menjadi otak kanan dan kiri. Otak tentang seni, dan angka.

2. Otak Tengah, Inilah otak emosi kita
 The Middle Brain, Lymbic, merasakan dan menggunakan intuisi., Otak ini yang mengatur emosi kita, kasihan, sedih, senang, dan otak ini memberi instruksi untuk membuat dada kita merasa nyaman saat kita berbahagia. Otak ini yang mengingat wajah teman kita, tapi Neo Cortex yang mengingat namanya. Otak tengah lebih mampu mengingat dari otak baru kita,

3. Otak Tua atau Reptilian
The Old Brain, atau Reptilian brain. Inilah otak pengambil keputusan berdasarkan masukan dari kedua otak yang lain, atau langsung dari sensori yang diterimanya. Otak ini adalah otak paling primitif yang juga mengatur pernafasan, kesadaran, dan bergeraknya fungsi2 organ tubuh kita

Contoh rill :
Kalau kita lapar dan berbelanja di super market, kita akan membeli lebih dari yang dibutuhkan. Kalau kita bertemu orang langsung merasa suka atau tidak. 
Ada teman lama tidak pernah kontak tau-tau menelpon dengan ramah, kita langsung tau ada maunya dan segera kita menjaga diri. 
Kita suka wajah cantik, rasa manis dan anak yang lucu. 
Semua keputusan itu diambil otak tua kita bahkan sebelum kita sempat memikirkannya.

Dengan tiga otak ini, akan mudah dipahami tentang “Thinking, Feeling, and Willing” (Berfikir, Perasaan dan Kemauan); ataupun “Head, Heart, and Gut” (Kepala, Hati, Nyali). Otak berpikir kita, kita anggap sebagai “kepala”, dan otak tengah kita “hati” atau emosi atau perasaan, sedangkan otak tua kita adalah “nyali”, keberanian, pengambilan keputusan.

Dalam kehidupan sehari hari, biasanya kita berpikir secara logis untung rugi sesuatu, lalu mulai mempertimbangkan suka atau tidak, baru memutuskan untuk mau atau tidak. Jadi dari otak baru, tengah, tua. Tetapi pada saat tertentu kita dapat memulai dari emosi, langsung mengambil keputusan, baru mencocokkan dengan data yang ada.

Kita mau bangun pagi jam enam untuk olah raga, tertunda juga. Kita ingin membersihkan kamar kerja kita, belum juga sempat. Kita belanja dengan kartu kredit, selalu berlebihan. Makanpun sering kekenyangan.

Emosi selalu lebih kuat dalam membuat kita mengambil keputusan, otak tengah kita lebih mudah mempengaruhi otak tua kita.

Emosi tertentu akan lebih kuat dalam membuat kita mengambil keputusan.
 Keputusan bisnis dan keputusan kehidupan kita, selalu kita anggap sudah sangat “rasional”, tetapi sebenarnya sangatlah emotional dan sering terjadi bias. Stimuli tertentu akan membuat kita lebih mudah terpengaruh, karena otak tua kita lebih tersentuh dan keputusan terjadi disana, sementara otak rasional kita sering hanya membenarkan apa yang sudah kita pilih saja.

Kemampuan kita memahami peran ketiga otak ini akan bermanfaat untuk dapat membuat kita lebih memfokuskan diri pada “The Old Brain” ini untuk mempengaruhi orang lain, untuk memimpin anak buah, dan untuk menjual produk.
Sekian Memahami 3 Bagian Peran Otak dalam Keseharian semoga bermanfaat. semoga bermanfaat.

Sumber pendukung

Triune Brain Theory: The Old Brain: Three Brains, One Decision Maker.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »