2 Kerugian Besar Hidup ber-Plongoan

Planga-plongo ( lolah lolok/ngah-ngoh) memang bukanlah penyakit bawaan sejak lahir, akan tetapi setiap orang bisa mengidap sifat dan watak ini. Keplongoan dekat dengan Kedunguan, sama-sama kinerja otak di anggurkan atau di tumpulkan. Seseorang yang terkena sifat ini akan di tinggalkan oleh laju dunia bahkan kawan anda-pun bisa meninggalkan atau bahkan menyinyir anda dari belakang. Jika betah dalam menikmati ke-plongoan maka konsekuensi "ya" sudah siap menikmati 2 kerugian besar yang tidak pernah di capai. Agresif dan Antusias adalah salah satu sifat pendobrak keplongoan.

2 Kerugian besar hidup Planga-Plongo

"Saya tidak tahu hidup saya apakah termasuk kategori Planga-plongo ?".
Ke-plongo-an memang tidak di masukan dalam kategori sesuatu yang krusial seperti kerugian dan keburukan sifat ini pelan tapi sangat merugikan, untuk lebih mudah menangkalnya adalah :
Berapa produktiiftas yang anda dapat-kan sehari ?
Berapa income yang di dapatkan perhari?
Bagaimana anda membangun diri dan orang terkait dalam kehidupan seahari-hari?

2 kerugian yang perlu anda nikmati atau mungkin anda waspadai akan hal ini yaitu :

1. Financial
Financial / keuangan terlibat penting dalam dunia ini. Semua pakai uang meski uang bukan kesemuan-nya. lalu bagaimana orang yang bertipe planga-plongo akan menyeimbangkan pendapatan dan antara pengeluaran a , b, c, dan d.

Orang bertipe ini akan lebih diam dan menunggu perintah, itupun jika ada perintah / pekerjaan, jika pun ada orang yang memberikan perintah akan malas karena biasanya malas untuk ber-inovasi. Mungkin bagi orang yang bertipe ini tidak akan memikirkan berapa kerugian yang Ia terima, akan tetapi orang dekatlah yang perlu di kasihani seperti keluarga, anak ataupun kerabat. 

2. Amal Kebaikan
Orang bertipe planga-plongo mungkin akan malas mengerjakan amal kebaikan seperti ibadah dan menolong.
Dia sudah merasa berat hidup di dunia ini, apa lagi di suruh membuat amal.
keseimbangan yang sulit di dapat menyebabkan Ia semakin terpuruk dalam kebingungan apa yang harus Ia kerjakan lagi dan malas berbuat baik .

Berbeda dengan orang yang kuat agama dan dunia dia akan mengejar sesuatu yang berbentuk amal, meski dalam hati dengan sedikit penyakit seperti pelit/kikir namun dia akan tetap berusaha dengan lebih baik.

"Bergegaslah rubahlah sifat keplongoan, jalani hidup dengan tenang dan ringan"

“Hidup ini berat maka jangan di bikin berat kawan” buatlah strategi langkah demi langkah" masyis