Terlalu lama duduk , Bahaya Penyakit Ini Mengintaimu

September 07, 2017
Cobalah dihitung, dalam sehari berapa jam Anda duduk? Kalau di kantor sudah pasti Anda lebih sering duduk. Bahkan mungkin niat ke bank batal karena ada fasilitas internet banking.  
Studi yang dilakukan institute for Medicine and Public Health menyebutkan, pekerja kantoran rata-rata menghabiskan 56 jam seminggu untuk duduk. Bahkan diperkirakan porsi duduk Anda lebih lama dibandingkan pria, karena pria cenderung lebih aktif bergerak.

Terlalu lama duduk juga membuat aliran pembuluh darah melambat sehingga menimbulkan varises, penggumpalan darah, bahkan ambeien. Fatalnya lagi, kurang herak memicu hipertensi, kaena pembuluh darah mengalami penyempitan akibat terbiasa memompa darah dengan lambat.

Terlalu lama duduk , Bahaya Penyakit Ini Mengintaimu


Yang paling terasa adalah melemahnya otot dan sendi akibat nggak bergerak dalam waktu lama. Otot dan sendi membutuhkan gerakan agar tetap lentur. Berdiam diri membuat kekuatannya nggak berkembang sehingga tubuh terasa berat dan kaku. Jika Anda nggak juga membiasakan bergerak, otot pinggul, punggung bawah menjadi tegang sehingga dapat menimbulkan cedera saat olahraga berat (sperti angkat beban atau lari jarak jauh)

“Gaya hidup modern yang serbamudah membuat masyarakat kurang bergerak. Walau duduk, tuh, nyaman, tapi dapat menimbulkan penyakit yang menyerang otot, tulang, sendi, hingga jantung jika dilakukan terlalu lama,” ujar dr. Marcella Adisuhanto dari FK/RS Atma Jaya,

Bahaya kursi nyaman
Jujur, Anda pasti pernah menyalahkan kursi yang bikin Anda lupa berdiri. Anda nggak sepenuhnya salah jika kursi kerja Anda sifatnya ergonomis—menopang seluruh tubuh dengan baik—lengkap dengan arm rest dan sandaran nyaman yang fleksibel. Kursi seperti ini lebih mampu menjaga postur tulang belakang dan kenyamanan Anda dibandingkan kursi kayu yang keras.

John J. Triano, DC, Ph.D Co-Director di Conversation Medicine Texas Back Institute menyarankan, jika Anda bisa berada berjam-jam bekerja di depan meja, Anda butuh kursi dengan arm rest. Fungsinya untuk mencegah kakunya otot bahu dan lengan. Pasalnya otot bahu yang kaku menyebabkan leher cepat keriput.

Sayangnya kursi yang nyaman sekalipun tidak bisa mengurangi risiko melambatnay aliran darah. Saat duduk, Anda nggak selamanya bersandar ke belakang. Malah saking asiknya membuat laporan hasil kerja, Anda nggak lagi memerhatikan posisi duduk. Anda justru bertumpu ke depan sehingga posisi tubuh membungkuk yang menyebabkan sakit punggung.

Waspadai kegemukan
Nggak ada porsi yang pas untuk duduk dalam sehari. Penelitian Biomedical Research Center Amerika menyebutkan duduk lebih dari tiga ham sehari meningkatkan risiko diabete tipe 2 dan penyakit jantung coroner.

Menurut dr. Marcella, “Saat kita diam, tubuh menyimpan kelebihan kalori dalam bentuk lemak yang membuat tubuh kegemukan. Akibatnya kolesterol baik (HDL) menjadi nggak optimal karena tertekan lemak sehingga berisiko terserang kolesterol tinggi dan stroke.”

Kurang gerak juga menyebabkan lemak dan gula darah yang tesimpan di dalam tubuh tertimbun di perut bagian dalam. Akibatnya, tubuh berisiko mengeluarkan ratusan jenis hormon dan protein penyebab obesitas dan penyakit kardiovaskular.

Olahraga sesekali nggak menjamin Anda kebal terhadap risiko ini. Lakukan gerakan kecil saat Anda terjebak duduk lama di depan meja.

Mulailah dengan:
- Menggoyangkan kaki
- Meluruskan kaki
- Mengangkat bahu
- Menolehkan kepala, dan
- Berdiri (minimal 3 menit) setiap 30 menit
Lalu seimbangkan kebiasaan ini dengan meminimalisasi durasi duduk saat berada di rumah.

Get your move on
Jangan harap bisa langsing jika setiap harinya Anda malas beranjak dari kursi.

Daripada, Duduk di kursi kerja (kalori per jam: 83)
Lebih baik ini: Berdiri di depan meja (kalori per jam: 115)

Daripada, Memesan makanan dengan delivery ((kalori per jam: 96)
Lebih baik ini: Memasak sendiri (kalori per jam: 128)

Daripada, Belanja online (kalori per jam: 96)
Lebih baik ini: Belanja di mall (kalori per jam: 147)

Daripada, Hanya nonton TV (kalori per jam: 64)
Lebih baik ini: Ngobrol dengan pasangan (kalori per jam: 96)

Daripada ini, Main video game (kalori per jam: 32)
Lebih baik ini: Main game konsol yang mengharuskan Anda ikut bergerak (kalori per jam: 178)

Daripada, Duduk di kereta selama perjalanan (kalori per jam: 65)
Lebih baik ini: Berdiri di kereta (kalori per jam: 118)

Daripada, Menerima telepon sambil duduk (kalori per jam: 102)
Lebih baik ini: Mondar-mandir saat menrima telepon (kalori per jam: 147) (f)


Sumber:
Saparinah Mumpuni- https://www.femina.co.id/Health-Diet/terlalu-banyak-duduk-penyakit-mengintai

Artikel Terkait

Previous
Next Post »