Tampilkan postingan dengan label Tips bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips bisnis. Tampilkan semua postingan

10 Tagline Usaha Laundry yang Cepat Membawa Kemajuan Usaha Anda

Desember 27, 2017 Add Comment
Ketika saya membaca ada sebuah usaha laundry teman saya sendiri dengan tagline To Be Clean and Fresh, ada sedikit yang mengganjal dengan tagline tersebut. Tagline / SLOGAN laundry tersebut yang ada isinya hanya manfaat fitur yang umum dan kurang bersaing maupun mempersuasif dalam artian kalau nyuci ya sudah pasti bersih dan segar.  Tagline To Be Clean and Fresh sebaiknya yang kata yang digunkan adalah Freshnya saja karena kata Clean adalah sesuatu yang wajib setelah anda mencuci atau hal yang menempel dan tidak perlu di sebutkan lagi KECUALI pesaing anda memang hasil cuciannya masih kotor namun itu kayaknya tidak mungkin karena besih adalah syarat mutlak mencuci maka anda boleh-boleh saja menggunakan kata CLEAN untuk pesaing anda. kalau boleh sebaiknya di tambahkan kata LEBIH jadi LEBIH CLEAN (MORE CLEAN/OVER CLEAN).

10 Tagline Gratis Usaha Laundry yang Cepat Membawa Kemajuan Usaha Anda

Kembali ke-tagline, tagline biasanya di gunakan dalam bentuk persuasif (secara tidak sadar akan mempengaruhi yang mendengar,membaca), untuk perusahaan besar yang sudah berpengaruh biasanya tagline berisi hubungan antara tagline dan Visi perusahaan tersebut, Nah jika sekalas usaha kecil tagline biasa-biasa saja tidak akan membawa persuasi yang berdampak pada kemajuan walaupun step by step (dikit demi sedikit) dalam usaha membrending usaha kecil seperti usaha laundry gunakan tagline seperti yang lebih persuasif seperti :
laundry xxxxx pasti segar dan sehat
laundry xxxxx tampil bersih dan wangiii
laundry xxxxx tampil beda dan percaya diri
laundry xxxxx segernya makin dilirik...
laundry xxxxx bebas aksi dan gayamu
laundry xxxxx lebih nyaman dan murah
laundry xxxxx lebih cepat dan bersih
laundry xxxxx yang lain lewat...
laundry xxxxx tak sempat nyuci 1 hari beres
laundry xxxxx wanginya bikin betah 

Dalam penggunaan bahasa tagline / simbol juga harus di perhatikan bahasa yang cocok di gunakan, pilih tagline bahasa indonesia, daerah atau bahasa inggris. hal ini bisa di lihat dari seberapa banyak konsumen anda berasal jika usaha anda anak kampus/kost bisa menggunakan bahasa inggris, jika konsumen anda adalah orang perumahan ibu-ibu yang tak sempat maupun ibu modern yang malas nyuci bisa menggunakan bahasa indonesia, Namun sebaiknya dalam usaha mengembangkan bisnis bahasa Indonesia akan lebih umum, mudah di mengerti, cepat masuk di alam bawah sadar, gampang dikenal dan lebih mudah di ucapkan di lidah indonesia.

NB:  untuk lebih bagusnya tagline juga di buat dari mengetahui kelemahan laundry pesaing seperti kelemahan mereka lama, barang sering ketuker, tidak bersih, mahal dan berbelit-belit maka secara otomatis akan konsumen akan mencoba dan melirik usaha laundry anda , Jadi yang perlu anda kerjakan adalah kerjamu adalah taglinemu dalam artian anda tidak hanya menjual tagline saja namun harus seimbang dengan pekerjaanmu. 1 hal jangan sekali-kali mencederai konsumenmu karena bahaya mouth to mouth akan lebih terasa dari sesuatu yang diam saja meski harus pindah ke yang lain. 
nah, itulah 10 Tagline Usaha Laundry yang Cepat Membawa Kemajuan Usaha Anda semoga bermanfaat.

8 Tips Bisnis Ini Bikin Usahamu Semakin Profit di tahun depan

September 08, 2017 Add Comment
Agar usaha binismu sukses kedepan perlu penataan dari sisi SDM dan Keuangan yang benar dan tidak serta merta menyepelekan hal kecil seperti membuat catatan evaluasi di setiap hari . Mata pesaing anda setiap hari terpampang untuk mencari kelemahan dan kelailain anda dalam menjalankan bisnis.  

Tapi tenang, sekiranya berikut 8 tips bisnis ini bikin usahamu semakin profit di tahun depan 

1. Evaluasi hasil usahamu tahun lalu, dan mulai buatlah rencana bisnis ke depan
Evaluasi kembali hasil usahamu tahun lalu dan mulai susun rencana bisnis ke depan sesuai dengan perubahan trend pasar, jumlah pesaing, konodisi keuangan, dan biaya operasional tahun depan. Buatlah sistem kerja yang lebih baik, agar seluruh tim yang kamu libatkan bisa saling membantu membentuk sebuah sistem yang sehat.

2. Jangan ragu untuk mulai mengeluarkan biaya promosi
Meski sampai saat ini ada beberapa media promosi gratisan yang bisa kamu gunakan, tapi di tengah persaingan pasar seperti sekarang ini sudah saatnya kamu gunakan promosi berbayar agar produkmu bisa dipromosikan secara profesional. Ingat, tak ada satupun produk atau layanan jasa yang bisa menjual dirinya sendiri.

3. Bangun kepercayaan agar konsumen yakin dengan produkmu
Merintis usaha memang mudah, tapi untuk bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan itu cukup susah. Agar bisa tetap bersinar, pastikan usahamu menjadi bisnis yang kredibel sehingga brand produkmu mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen.

4. Meski saat iklan harus terlihat manis, tapi tetaplah beriklan dengan jujur
Meski untuk kebutuhkan iklan kamu harus menunjukkan sisi terbaik dari produk atau jasa yang kamu tawarkan, tapi Ingatlah untuk tetap jujur saat menjual produk atau jasa. Jangan sampai menjanjikan sesuatu yang tidak bisa kamu berikan. Sebab, ketika mereka kecewa dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan, maka kepercayaan terhadap brand produkmu akan berkurang.

5. Sampaikan identitas dan jati dirimu sebagai aktor di balik layar bisnismu
Maraknya kasus penipuan, terutama di dunia maya membuat beberapa konsumen sulit percaya untuk melakukan transaksi pembelian. Agar mereka yakin terhadap bisnismu, pastikan bahwa kamu menyampaikan informasi terkait siapa pemilik usaha, dimana lokasi usahamu, dan berapa nomor telepon yang bisa dihubungi untuk melakukan transaksi pembelian.

6. Selalu berusaha menepati janji kepada setiap konsumen
Sebagai penjual tak jarang kita memberikan janji-janji manis kepada calon konsumen agar mereka tak ragu melakukan transaksi pembelian. Cara ini memang dibolehkan, selama kamu bisa menepati setiap janji yang kamu sampaikan ke konsumen.

7. Jadilah penjual yang responsif
Setiap konsumen tentu ingin mendapatkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat. Bahkan semenjak bisnis toko online menjamur, kapan pun dan dimanapun kamu harus siap menjawab setiap konsumen yang masuk ke ponselmu. Karena konsumen tidak suka jika harus menunggu balasan yang terlalu lama, bisa-bisa mereka berpaling ke toko sebelah.

8. Lindungi privasi konsumen

Meski kamu mendapatkan data diri konsumen dari setiap transaksi yang mereka lakukan, tapi bukan berarti kamu bisa menyebarluaskan informasi tersebut ke pihak-pihak lain yang tidak berhubungan dengan konsumenmu. Jaga baik-baik privasi konsumen, dan pastikan kamu tetap menghormati mereka meski pada akhirnya konsumen tersebut tak jadi melakukan transaksi pembelian di tokomu.

5 Cara Mempertahankan ke-khasan bisnis Anda

September 08, 2017 Add Comment
Tentunya dalam menjalankan sebuah bisnis, kita akan menghadapi berbagai bentuk kendala, tak terkecuali adanya persaingan usaha. Menghadapi hal yang kadang diluar dugaan sudah menjadi bumbu yang jika kita jeli, maka akan membuat kita semakin giat dalam menjalankan bisnis tersebut.

5 Cara Mempertahankan ke-khas-an bisnis Anda


Setiap bisnis yang ada sampai dengan saat ini tentu memiliki ciri khas masing-masing, dan untuk mempertahankan suatu ciri khas memanglah bukan perkara mudah, tapi bukan berarti kita tak bisa melakukannya. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman seputar tips cara mempertahankan ciri khas bisnis Anda agar tak seragam dengan pelaku bisnis lainnya.

1. Tentukan Identitas Warna
Setiap hari kita melihat warna, sedari kita bangun tidur, sampai dengan tidur lagi. Saya sering melakukan eksperimen kepada teman-teman saya tentang menanyakan warna dari produk tertentu. Dan 80% ketika menjawab, mereka menjawab warna yang mendominasi dari bisnis tersebut. Begitu pentingnya warna untuk identitas bisnis kita.

2. Panggilan Sayang Terhadap Konsumen
Bisnis yang ideal adalah bisnis yang meyapa dengan panggilan tertentu terhadap konsumen atau calon konsumen yang akan membeli atau menggunakan jasa kita. Seperti ketika rekan tim saya menyapa calon pengguna jasa mbojosouvenir, saya memanggil calon konsumen saya dengan panggilan “sob” atau “sobat mbojo”, ini akan memberikan kesan santai dan tidak terlalu kaku terhadap konsumen. Hati-hati dalam pemilihan panggilan, usahakan tidak terkesan menyinggung calon konsumen kita.

3. Penyajian Produk di SosialMedia
Untuk setiap apa saja yang disajikan di sosial media, kita harus memperhatikan kualitas penyajian dari produk atau tawaran jasa dari bisnis yang kita jalani. Untuk mendapatkan kualitas dalam penyajian, seorang pebisnis harus pandai dalam mengetahui umuran calon konsumen yang menggunakan bisnis kita. Pastikan penyajian kita bersifat universal, tidak kaku dan juga tidak kekanak-kanakan.

4. Jangan Jiplak Gaya Bisnis Pesaing
Hati-hati, bisnis bukan tentang kita bisa mengikuti peluang bisnis yang sudah berkembang, bisnis sebaiknya yang iconik alias bisa memberi hal baru yang tidak sama dengan yang lainnya. Walaupun pada akhirnya ada saja yang mengikuti atau plagiat bisnis kita, setidaknya konsumen akan tahu mana yang berkualitas, mana founder dan mana follower. Percayalah diri dengan gaya konten dari bisnis yang kita miliki.

5. Tak Hanya Tentang Untung, Gift Sangat Penting
Banyak yang mengira bahwa bisnis hanya tentang untung dan rugi, ya benar, kita juga harus memikirkan untung. Akan lebih beruntung lagi jika kita bisa membuat konsumen menjadi loyal terhadap bisnis kita (untuk jangka panjang), berilah gift gratis kepada konsumen. Dalam menjalankan bisnis, saya selalu memberi hal gratis kepada konsumen saya, dan hubungan saya dengan konsumen sangat erat sampai dengan saat ini.

Tetaplah percaya diri dengan ciri khas dari bisnis kita, jangan mudah terpancing untuk “menjiplak” gaya bisnis lainnya. Karena, konsumen sekarang sudah sangat pintar membandingkan sesuatu. Salam Sukses!


 Muhammad Fuady mbojosouvenir net- https://bisnisukm.com/5-cara-mempertahankan-ciri-khas-bisnis.html

5 Trick Mengetahui Pergerakan Pesaing Bisnis

September 08, 2017 Add Comment
Di Era serba modern sekarang ini, pebisnis jangan sampai manja. Takut dengan adanya kompetitor adalah pola pikir anda yang keliru. Dengan adanya kompetitor, justru akan membantu kita lebih kreatif dan lebih kritis dalam mengembangkan bisnis yang kita jalani.

Lalu, bagaimana cara mengetahui pergerakan pesaing bisnis?



1. Jadilah konsumen bayangan

Menjadi konsumen bayangan adalah salah satu cara yang cukup efektif dalam mengetahui pergerakan pesaing bisnis. Dengan cara ini, kita bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai pesaing bisnis kita. Mulai dari kisaran harga yang ditawarkan hingga pelayanan yang diberikan oleh kompetitor atau pesaing bisnis, bisa kita ketahui dengan mudah apabila kita menjadi konsumen bayangan. Cara ini sudah bukan menjadi hal yang tabu lagi di dunia bisnis. Dengan menjadi konsumen bayangan, kita bisa lebih mudah mengantisipasi pergerakan harga ataupun kualitas yang digunakan oleh pesaing.

2. Bookmark website atau media promosi pesaing Anda

Menandai situs atau blog yang dimiliki oleh pesaing bisnis tak jadi masalah. Ini akan membantu kita untuk terus update mengenai informasi terbaru seputar bisnis yang sedang di jalankan oleh kompetitor bisnis kita. Akan tetapi, berhati-hatilah, jangan sampai kita menjadi plagiator dari bisnis mereka. Sebab, hal ini nantinya akan berkaitan dengan kredibilitas kita dalam menjalankan bisnis.

3. Follow sosial media kompetitor

Tak ada salahnya kita bersilaturahmi melalui sosial media dengan kompetitor kita. Saling sapa menyapa di sosial media sangatlah baik. Ini saya pelajari selama saya menjalankan bisnis saya. Membangun hubungan baik dengan kompetitor justru akan membantu kita saling menghargai antara pebisnis. Jangan sentimentil dengan kompetitor karena hal tersebut hanya akan menurunkan percaya diri kita dengan bisnis yang kita jalankan.

4. Bangun forum bisnis

Membangun forum sangatlah membantu kita dalam menjalankan suatu bisnis, karena dengan forum, kita akan lebih tahu info terbaru apa yang sedang bergerak di pasaran saat ini. Kita akan tahu tentang strategi marketing unik dan bagaimana solusi-solusi terbaik saat pasar itu jenuh. Membangun forum tentunya harus berkaitan dengan bisnis yang kita jalankan. Jangan sampai, forum yang kita buat, tidak berkaitan dengan bisnis yang kita jalankan.

5. Apa yang ada di pasar adalah solusi

Mendapatkan solusi mengenai pergerakan pasar sangatlah gampang, melihat dengan rinci tentang apa saja yang sedang konsumen potensial bicarakan adalah jurus jitu yang sebaiknya dilakukan. Banyak pelaku bisnis kewalahan ketika ingin melauncing produk, mereka kewalahan atau kurang yakin dengan produk tersebut yang mengakibatkan slow moving dari produk yang sudah dibuat tersebut. Lakukan wawancara atau mengirim ke email konsumen potensial agar bisa membantu kita mengetahui tentang apa saja yang sedang bergerak dipasaran saat ini.

Demikian tips dan trick. Semoga bermanfaat dan salam sukses!

mobjo souvenir - https://bisnisukm.com/cara-mengetahui-pergerakan-pesaing-bisnis.html

5 Ciri – Ciri Ini Menandakan Transaksi Online Anda Akan Gagal

September 08, 2017 Add Comment
Tidak  semua pelaku bisnis mengetahui bagaimana ciri-ciri transaksi yang belum berhasil alias gagal. Tips bisnis untuk mengetahui ciri-ciri transaksi gagal  di lansir dari bisnis ukm oleh founder mbojosouvenir net

5 Ciri – Ciri Ini Menandakan Transaksi Online Anda Akan Gagal

5 Ciri – Ciri Ini Menandakan Transaksi Online Akan Gagal

1. Konsumen mulai jenuh dengan servis kita
Ketika menjalankan sebuah usaha, diperlukan ketegasan dan keahlian khusus agar bisa memberikan sevice terbaik kepada calon konsumen. Akan tetapi, perlu diketahui pula bahwa konsumen juga bisa jenuh dengan service kita. Service terbaik itu bisa ditentukan dari 3 menit pertama kita melayani konsumen kita. Yang membuat konsumen tersebut jenuh adalah karena kurang ramahnya kita dalam menyapa konsumen, kita terlalu fokus dengan aktifitas yang membuat konsumen menjadi kurang paham.

2. Konsumen Mulai hilang kabar
Fast respon memang sudah menjadi PR yang sangat penting untuk semua pemilik bisnis. Bahkan, ketika kita sudah memberikan respon yang cepat pun masih ada beberapa yang menganggapnya terasa lama dimata konsumen. Untuk itu, jika konsumen sudah memberi respon negatif alias sudah mulai hilang kabar dan tidak interest dengan penjelasan kita, sudah bisa dipastikan konsumen tersebut akan hilang. Meski begitu, sebagai pelaku bisnis usahakan untuk tetap tenang dan jangan sampai berpikir negatif. Teruslah melakukan follow up yang terbaik dan evaluasi kekeliruan yang pernah Anda lakukan dalam memberikan pelayanan.

3. Sekali lagi, hati-hati dengan konsumen gadungan.
Di dunia yang penuh dengan kecanggihan ini, saya sangat merasakan begitu banyaknya pelaku pembajakan suatu karya entah itu bagaimanapun bentuknya. Banyak rekan saya yang cukup kewalahan untuk menghadapi pembajakan karya. Saya ambil contoh tentang bisnis dibidang desain. Awalnya memang konsumen tersebut terlihat meyakinkan dalam menjelaskan apa yang diinginkan, kemudian beberapa hari kemudian, hilang semua kabar ketika semua apa yang diinginkannya sudah terpenuhi. Setelah dilacak semua profil konsumen, ternyata karya kita diambil untuk di produksi ditempat lain, memang ini sangat berbahaya karena meruntuhkan kualitas dari Bisnis

4. Tidak ada kepercayaan
Kepercayaan (trust) menurut saya bisa berubah-ubah entah itu bertambah atau berkurang. Ketika kepercayaan berkurang, memang menjadi tugas bagi para pelaku bisnis untuk meningkatkan kepercayaan tersebut. Hal ini penting karena setiap transaksi bisnis apabila didalamnya sudah tercium bau ketidakpercayaan, maka ada kemungkinan transaksi tersebut akan gagal. Tapi tak perlu khawatir, kepercayaan konsumen bisa dikembalikan dengan jaminan kualitas pelayanan yang kita berikan.

5. Pelajari gelagat konsumen atau profil konsumen
Konsumen juga pasti punya reputasi, reputasi layaknya suatu perusahaan. Saya pernah ngobrol dengan teman saya yang curhat tentang konsumen-konsumen mana saja yang sering melakukan hal yang kurang sesuai dalam transaksi, seperti menjatuhkan pasar atau bahkan merusak pasar dengan berpura-pura melakukan transaksi belanja berkali-kali ternyata hanya untuk melakukan test harga. Tak masalah apabila ini terjadi, kita tidak perlu panik sebagai pelaku bisnis. Be Natural, jelaskan apa yang kita miliki dan kualitas apa saja yang kita miliki. Pelajari gelagat konsumen, jika konsumen sudah menunjukan gelagat yang kurang beretika. maka tak ada salahnya bila transaksi tersebut bisa kita hentikan secara profesional.


https://bisnisukm.com/tips-bisnis-untuk-mengetahui-ciri-ciri-transaksi-gagal.html