Tampilkan postingan dengan label Toko Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toko Online. Tampilkan semua postingan

1 Cara Mudah dan Ampuh Membuat Iklan Menarik Tarik Konsumen

Februari 03, 2018 Add Comment
Bagaimana cara menjual suatu produk yang dapat menarik perhatian konsumen yaitu berpromosi alias beriklan. Iklan adalah cara yang paling umum untuk mencari perhatian. Mungkin karena itulah, hidup seorang pengusaha tak pernah lepas dari iklan. Iklan ada dimana-mana, dirumah, disekolah, dikantor, dan bahkan dijalanan.

1 Cara Mudah dan Ampuh Membuat Iklan Menarik

1 cara dibawah ini cukup mudah dan ampuh membuat iklan yang menarik tingkatkan konsumen. Iklan telah merasuk dalam kehidupan seorang pengusaha dalam setiap aktivitas. Mulai dari bangun tidur, sampai tertidur lagi. Bahkan saat tertidur sekalipun, iklan terus memburu, hingga akhirnya orang jenuh, muak, marah, bahkan mengumandangkan perang terhadap iklan. Terkadang ada pula orang yang terkena penyakit allergi terhadap iklan.

Sehingga hal itu memaksa para marketer untuk pintar-pintar membuat iklan. Mereka berusaha dan berpikir keras agar iklannya tak tampak seperti iklan. Mereka juga ingin memastikan bahwa iklan tersebut benar-benar bagus. Berbagai teknik mereka kembangkan. Berbagai penelitian mereka lakukan. Berbagai rumus mereka formulakan..

Hingga akhirnya mereka berhasil mengambil kesimpulan bahwa membuat iklan yang bagus itu adalah :

1. Menarik perhatian orang yang tepat.
Para marketer beranggapan, iklan yang bagus itu bukanlah iklan yang memancing perhatian sembarang orang. Iklan yang bagus, adalah iklan yang hanya menarik bagi dari orang-orang yang menjadi target utamanya. Kata mereka, semakin spesifik targetnya, semakin bagus.

2. Mampu mempertahankan minat sang target.
Para marketer itu lalu sadar bahwa target kita mulai tertarik, tapi sang target tampaknya sudah jenuh dan bosan dengan iklan serupa. Pada tahap ini, mereka berupaya sebisa mungkin untuk membuat sang target agar tetap tertarik. Mereka berupaya keras agar sang target tetap tertarik untuk membaca, melihat, atau mendengarkan iklan yang mereka buat.

3. Memberikan penawaran yang sulit ditolak.
Lalu, para marketer itu jadi makin tahu, bahwa walau mereka berhasil mempertahankan minat sang target, mereka tetap harus memberikan penawaran yang benar-benar dramatis. Mengapa demikian ? sebab, pada tahap ini, sang target mungkin masih tertarik untuk mencari penawaran lain, yang lebih menggiurkan.

4. Mampu membangkitkan keinginan.
Para marketer itu mendapatkan fakta lain, bahwa selain memberikan penawaran yang memikat, mereka juga harus mampu membuat sang target untuk merasa bahwa produk itu adalah produk yang mereka butuhkan. Mereka harus meyakinkan sang target, bahwa tanpa produk itu, sang target akan mengalami kerugian, ketinggalan jaman, atau sejenisnya.

5. Mampu memberikan kepercayaan.
Target mulai merasa membutuhkan, sudah aman apa belum. Para markerter itu berpikir lagi, bagaimana jika ternyata sang target belum yakin dengan kualitasnya ? maka para marketer itu berusaha meyakinkan sang target dengan memberikan kata-kata yang meyakinkan. Misalnya, "Dijamin anda pasti sukses," atau "Direkomendasikan oleh ahli anu dan anu," atau "Dijamin uang anda pasti kembali," dan seterusnya.

6. Memberi kemudahan untuk bertindak.
Setelah berhasil meyakinkan sang target, tentunya para marketer itu ingin memastikan targetnya bisa mendapatkan produk yang mereka inginkan. Mereka tidak ingin sang target mengurungkan niat karena merasa kesulitan mendapatkan produk tersebut. maka para marketer itu memberikan informasi detail mengenai cara mendapatkan produk mereka.

7. Meyakinkan untuk segera bertindak.
Para marketer itu akhirnya sampai pada satu keputusan, bahwa semua kerja keras mereka akan tetap sia-sia, jika ternyata iklan yang mereka buat tidak mampu meyakinkan sang target untuk segera bertindak. Mengapa? Sebab para marketer itu sadar, semakin lama sang target menunda, semakin besar pula kemungkinannya untuk lupa atau mengurungkan niat.

Para marketer itu akhirnya berhasil menemukan cara untuk membuat iklan yang membuat targetnya melakukan apa yang mereka mau. Dengan memperhatikan, menyertakan, dan mengkombinasikan semua unsur diatas, para marketer mulai membuat iklan. Lalu mengujinya, kemudian membandingkan hasilnya. Memperbaiknya, mengujinya, kemudian menganalisanya lagi.

Aspek terpenting dari sebuah bisnis adalah membuat penjualan, baik produk ataupun jasa. Jika tidak ada penjualan, tidak ada bisnis yang akan bertahan lama. Dan setiap penjualan selalu diawali oleh promosi atau iklan.

Tujuan setiap iklan adalah untuk menjual produk atau jasa yang ditawarkan. Jika tidak terjadi penjualan, berarti iklan tersebut tidak berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Anda tentu tidak mau iklan Anda seperti itu.

Iklan yang berhasil harus memenuhi unsur-unsur dalam formula klasik sering disingkat dengan AIDA, sebagai berikut ini :

1. Menarik perhatian pembaca (Attention)
2. Membuat pembaca tertarik dengan produk yang ditawarkan (Interest)
3. Membuat pembaca berhasrat untuk memiliki produk tersebut (Desire)
4. Membuat pembaca melakukan tindakan yang diharapkan (Action)

1. Attention
Sebuah media iklan baris biasanya menampilkan puluhan, atau bahkan ratusan
iklan per halaman. Dan iklan Anda hanyalah salah satu di antaranya. Bagaimana, dalam waktu yang singkat, iklan Anda dapat menarik perhatian pembaca. Buatlah judul (headline) iklan yang memukau, yang membuat pembaca terkejut. Jika media tersebut tidak menyediakan kolom judul (seperti iklan baris di koran), buatlah kejutan itu di kalimat awal iklan Anda.

Gunakan kata-kata ‘sakti’ yang memaksa pembaca melihat iklan Anda. Contoh kata-kata ‘sakti’ : RAHASIA, GRATIS, GARANSI, BONUS, MUDAH, CEPAT, UANG, BEST SELLER, KISAH NYATA, AMAN, TERPERCAYA, TERUJI, OTOMATIS, DISKON, LUAR BIASA, DIJAMIN.
Contoh judul yang menarik perhatian pembaca :
a. “3 Langkah MUDAH Menghasilkan UANG Dari Internet”
b. “DIJAMIN Balik Modal Dalam Seminggu. GARANSI Uang Kembali”
c. “Dapatkan RAHASIA Akses Internet GRATIS !”

Catatan : Gunakan huruf kapital secukupnya untuk menegaskan kata-kata
‘sakti’ yang Anda harapkan dapat menarik perhatian pembaca. Jangan menulis judul iklan dengan huruf kapital semua, karena akan terkesan tidak profesional (atau orang akan menyangka keyboard Anda sedang rusak).

2. Interest
Segera setelah iklan Anda mendapat perhatian dari pembaca, buatlah pembaca tersebut tertarik dengan produk Anda. Tunjukkan manfaat terpenting dari produk Anda, yang tidak bisa mereka dapatkan dari produk lain. Anda harus bisa menahan pembaca tersebut, agar apa yang ingin Anda sampaikan terbaca semuanya. Oleh karena itu kalau perlu, Anda bisa gunakan lagi kata-kata
‘sakti’ agar mereka tidak mengalihkan perhatian dari iklan Anda.

3. Desire
Membuat pembaca tertarik saja ternyata tidak cukup. Anda harus membuat pembaca berhasrat untuk memiliki produk yang Anda tawarkan dengan menunjukkan manfaat, keunikan, dan keunggulan produk Anda dibandingkan
dengan produk lain. Tunjukkanlah sesuatu dalam produk Anda yang dapat membuat pembaca merasa lebih bahagia, lebih kaya, atau lebih sehat, jika memiliki produk tersebut.

4. Action
Jika pembaca iklan Anda tidak melakukan tindakan apapun setelah membaca iklan Anda, artinya iklan Anda sia-sia. Anda harus memancing pembaca untuk bertindak seperti yang Anda harapkan.

Contoh : “ Pesan Sekarang di 0812-0000-0001 atau dapatkan informasi selengkapnya di http://www.masyis.com ”.

Mungkin Anda bertanya, bagaimana memasukkan semua unsur AIDA dalam sebuah iklan yang hanya terdiri dari 4 atau 6 baris saja. Di situlah seninya membuat iklan.

31 Rahasia Kata Judul yang Menghipnotis Seketika dan Contohnya

Januari 22, 2018 Add Comment
Jika di amati situs-situs besar di Indonesia banyak yang menggunakan Judul Copywriting sehingga seketika kita lihat dengan cepat kita tertarik dan mengunjungi isinya.

Perlukah dalam sebuah judul blog/konten marekting menggunakan Copy Writing? jawabannya 99% sangat perlu. Jika dilihat lebih dalam, banyak kok judul pageone di google yang menggunakan Copywriting seperti 11 cara mudah... Inilah... dan lain sebaginya. Claude Hopkins mengatakan "Kita memilih apa yang ingin kita baca lewat judul". Jadi jika mampu tulislah judulnya terlebih dahulu. Hal itu menyimpulkan apa yang ingin anda katakan, berisi antusiasme sendiri, dan memicu rasa penasaran. Walaupun mungkin akan diedit belakangan.

31 Rahasia Kata Judul yang Menghipnotis Seketika dan Contohnya

Berikut 31 Kata Judul yang Menghipnotis dan WOW dalam Seketika :

mengumumkan, mencengangkan, akhirnya, seru, eksklusif, fantastik, mempesona, pertama,  gratis,  dijamin,  luar  biasa,  awal,  meningkat,  cinta,  terbatas,  tawaran, ampuh,  fenomenal,  mengungkap,  revolusioner,  spesial,  sukses,  super,  waktu terbatas, unik, segera, indah, Anda, terobosan, memperkenalkan, baru, cara. 

Contoh Judul yang Menghipnotis dan WOW dalam Seketika
1.  Mulailah dengan kata-kata pembuka ini: kata yang bernuansa kegembiraan dan berita: Akhirnya, pengumuman, baru, perkenalkan dan telah tiba.
2.  Kumpulkan pembaca Anda: Perhatian, para pengacara!
3.  Janjikan manfaat. Beli satu baju, dapat satu baju lagi gratis!
4.  Jadikan layak sebagai berita. Tujuh 'rahasia yang hilang' ditemukan
5.  Tawarkan sesuatu secara gratis: Gratis untuk para penulis!
6.  Ajukan pertanyaan yang menggoda: Apa tujuh rahasia untuk sukses?
7.  Awali dengan kesaksian:  "Dua buku ini menjadikan saya pria terkaya" (Malcolm
Forbes)
8.  Ciptakan judul dengan kata 'cara': Cara Membuat Anak Anda Mendengarkan
9.  Beri pembaca kuis: Apakah Anda Memenuhi Syarat untuk Sukses?
10. Gunakan kata 'ini' dan 'mengapa' dalam judul Anda: Mengapa Ski ini disebut
"sempurna"?
11. Gunakan 'Saya' dalam judul: Mereka tertawa Ketika Saya duduk di depan piano- Tapi Diam Ketika saya Mulai Memainkannya!
12. Tampilkan  nama  produk  dalam  judul: Cara  Vitamin Gymco  Menjadikan  Pelari
Secepat Kilat.
13. Gunakan Kata 'dicari': Dicari - Eksekutif yang Siap Mendapat profit Mendadak
14. Gunakan  kata  'terobosan'  'pemecah  rekor'  atau  'revolusioner'  dalam  judul.
Terobosan dalam Sistem Alarm
15. Gunakan  huruf  besar  dan kecil  dalam  judul. JUDUL YANG  HURUFNYA  BESAR SEMUA SULIT DIBACA. Judul yang Hurufnya Besar dan Kecil Mudah Dibaca.
16. Gunakan sebanyak mungkin kata yang dibutuhkan, menggugah rasa penasaran.
Bisa Mengambang!
17. Tampilkan tawaran Anda. Gabung selama Enam Bulan - Dapatkan Enam Bulan berikutnya Gratis.
18. Tanya "Siapa lagi?" Siapa lagi yang ingin menulis Buku?
19. Gunakan Garansi. Dijamin karpet bebas noda!
20. Akui kelemahan. Kami nomor dua. Kami berjuang lebih keras.
21. Berfokus pada hasil positif. Gigi lebih putih dalam 10 hari.
22. Peringatkan pembaca Anda. Pemilik bisnis kecil hati-hatilah !
23. Berhati-hatilah dengan humor. Tidak semua orang memiliki rasa humor.
24. Buatlah mudah Cara Mudah mengatasi Atap bocor
25. Berhati-hatilah dengan cetak reverse.
26. Dramatisasi manfaatnya. "Bantal suara" Membuat anda Tidur Seranjang dengan
Neil Diamond!
27. Gunakan  klise  yang  telah  terbukti.  Saran bagi para pemilik rumah!  David Ogilvymembuat daftar berisi klise: Gratis, baru, cara, tiba-tiba, sekarang, pengumuman, memperkenalkan, di sini, baru tiba, Perkembangan penting, peningkatan, menakjubkan, bandingkan, sensasional, Luar biasa, Revolusioner, Mengejutkan, Mukjizat, Ajaib, tawaran, cepat, mudah, dicari, tantangan, saran bagi, kebenaran tentang, diskon, bergegas, kesempatan terakhir. Kuatkan judul dengan kata-kata emosional: Sayang, Cinta, Takut, Bangga, Teman, dan Cantik.
28. singkapkan manfaat tersembunyi. Cara Mendapatkan Tepuk tangan Antusias  - Bahkan Applaus Berdiri - setiap Kali Anda Berbicara.
29. Berikan Alasan. Tiga Alasan Mengapa Anda Harus Menulis Buku.
30. Gunakan pernyataan sebelum-sesudah. Cara yang salah dan cara yang benar untuk Membeli Mobil Bekas.

Contoh Pembukaan Kata yang Menghipnosis pada Blog/Konten Marketing:
1. Baca dan teruskan saja titik-titiknya.
2. Saat mulai membaca bagian awal artikel ini, Anda merasa...
3. Saat duduk dan membaca bagian awal laporan ini, Anda mulai merasa...
4. Saat membaca setiap katadari laporan ini, Anda akan (terpesona, tercengang, dll)
pada...
5. Saat menganalisis setiap kata dari dokumen ini, Anda akan segera merasa (tenang, senang, dll) ...
6. Saat membaca setiap kata dalam situs Web ini, Anda akan mulai menemukan cara baru untuk...
7. Setelah membaca artikel pendek ini, Anda akan merasa... Dapatkah Anda bayangkan...
8. Bayangkan diri Anda lima tahun dari sekarang...
9. Coba pikirkan... Coba bayangkan...
10. Ingatkah ketika Anda masih bersekolah... Bayangkan apa jadinya seandainya... Tidakkah menakjubkan jika...
11. Dan dalam tahun-tahun itu...
12. Bayangkan apa yang terjadi jika Anda bisa... Lihat diri Anda...
14. Ingat keharuman...
15. Dan Anda mulai melihat...
16. Apakah Anda ingat rasanya melakukan...

Gunakan pernyataan ini di awal disambung sesuatu yang telah diketahui kebenarannya oleh prospek. Anda akan mendapatkan kepercayaan:
17. Anda kemungkinan besar tahu...
18. Anda cukup cerdas untuk mengetahui... Tentu saja Anda pernah dengar bahwa... 19. Semua orang tahu...
20. Anda kemungkinan besar sudah mengetahui...
21. Pemikir langka seperti Anda sudah mengetahui bahwa...

Beritahu pembaca apa yang mereka pikirkan dan rasakan saat mereka membaca kata-kata Anda:
22. Bagaimana jika Anda...
23. Sedikit demi sedikit, Anda mulai...
24. Dan saat menyerap informasi ini, Anda akan... Dan saat memikirkan...
25. Anda menjadi sangat tertarik...
26. Apakah Anda mulai merasakan betapa...
27. Saat Anda membaca setiap kata dalam surat ini... Pernahkah Anda memperhatikan bahwa...
28. Sekarang saya ingin membantu Anda mengalami... Tidakkah menakjubkan jika...
29. Dan Anda akan tenggelam semakin dalam...
30. Dan Anda akan mulai merasa semakin baik tentang...

31. Semakin jauh Anda menelusuri laporan ini, perlahan masalah Anda...

Semoga bermanfaat buat teman-teman yang membutuhkan.

10 Cara Termudah Membujuk Pembaca (Konsumen) Agar Berpihak Kepada Anda

Januari 22, 2018 Add Comment
Hallo guys. Apakah anda baru mulai jualan online atau sudah jualan tapi jualan anda stagnan atau melorot drastis. Apakah anda masih disibukan dengan copywriting / Hipnowriting? Artikel ini cocok bagi anda pengusaha onliner yang belum bisa menggaet pelanggan baru dengan cukup pintar. Membujuk atau menggiring pelanggan baru tanpa konsep yang matang adalah hal yang sulit, apalagi bagi anda hanya bermodal
facebook gratisan dan pengikut saja. Meski tulisan artikel ini bukan daging dan hanya artikel mentah namun saya yakin anda dapat menjabarkannya dengan daya pikir dan kelihaian anda. 

Inilah rumus rule yang digunakan untuk membatasi copy iklan online anda. Berikut Cara Termudah Membujuk Pembaca (Konsumen) agar berpihak kepada Anda.

Bagaimana Membujuk Pembaca (Konsumen) agar berpihak dan mengikuti jalan pikiran Anda?
1. Ketahui yang Anda inginkan.
Sebelum mulai melakukan sesuatu, Anda harus tahu apa yang ingin Anda capai. Apa niatnya? Apa tujuannya?  Apa sasarannya?

2. Daya tarik emosi.
Semua orang sibuk dengan pikirannya. Tantangan kita sebagai penulis atau pembicara adalah memecah perhatian orang sehingga mereka
menerima pesan kita. Jika kita tidak dapat memecah perhatiannya, mereka akan tetap sibuk dengan pikirannya.

Bagaimana cara memecah perhatian pembaca?
Cerita lucu, kutipan, kisah, statistik, judul, serta nama. Atau sentuh emosinya dengan menemuinya di tempat mereka sedang sibuk. Kita harus bertanya, "Apa yang dipedulikan pembaca saya?" serta "Apa yang ada dalam benak pembaca saya?" Emosi menggerakkan orang. Tarik perhatiannya kepada keprihatinan utama pembaca Anda, sehingga Anda bisa menggugah emosi mereka dengan daya tarik yang tulus.

3. Berikan apa yang mereka mau.
Mereka pasti menginginkan solusi yang nyata dari problem yang nyata. Mereka ingin kebahagiaan, kehidupan yang lebih mudah, keamanan serta hiburan. Mereka tidak ingin fitur tapi manfaat. Fitur adalah fakta. Manfaat menyatakan mengapa fakta itu penting bagi pembaca. 

4. Ajukan pertanyaan yang membawa pembaca ke pihak Anda
Buat pertanyaan yang jawabannya hanya satu kata: ya. Anda harus menawarkan apa yang mereka inginkan.

5. Gunakan bahasa gambar.
Penelitian memperlihatkan bahwa kita berpikir dalam gambar. Jabarkan ide dalam perincian yang jelas. Beritahu apa yang akan mereka lihat, dengar, bau, rasa, dan cicip.

6. Gunakan Kesaksian
Bangun kepercayaan dengan kesaksian. Tips: Pastikan kesaksian itu spesifik. "Saya menyukai buku ini" tidaklah sekuat "Bab tentang negosiasi membantu saya mendapatkan kontrak seharga $ 39,000!" Cara lain mendapatkan kepercayaan: Garansi pasti.

7. Ingatkan mereka akan problem mereka dan solusi Anda.
Sebelum Anda mengakhiri tulisan ingatkan pembaca bahwa mereka punya problem dan Anda punya solusinya.

8. Tambahkan N.B.
Bagian yang dibaca pertama, terakhir, dan yang akan diingat paling lama. NB adalah peluang untuk menyatakan poin terkuat Anda.

9. Buatlah menarik secara visual namun jangan sampai konsumen gagal fokus.
Gunakan paragraf pendek, dialog jika mungkin, gambar penanda,  dan margin yang luas.

10. Yakini apa yang Anda jual
Hal ini mungkin poin terpenting. Kita tidak bisa menjual apapun yang tidak kita yakini. Itulah hukum dasar tentang membujuk. Antusiasme bisa membuat orang percaya. Jangan coba-coba menulis apapun jika Anda tidak secara jujur meyakini apa yang Anda tulis.


9 tema Storytelling Ngehits 2017 dan Trik Efektif Buatnya

Desember 06, 2017 Add Comment
Masyis kali ini berbagi Storytelling, secara format dasar Storytelling adalah cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada para penyimak, baik dalam bentuk kata-kata, gambar, foto, maupun suara.  Di dalam dunia marketing, storytelling digunakan untuk memperkenalkan brand atau mengokohkan positioning brand dengan cara yang menghibur atau menceritakan kisah, tapi bukan cerita biasa Cerita atau hiburan yang dihadirkan harus berkenaan dengan brand tersebut.

9 tema Storytelling Sedang Ngehits di Indonesia dan Trik Efektif Buat Storytelling

Di indonesia sendiri sekarang mempromosikan brand melalui teknik storytelling kini sedang menjadi tren .

Berikut 9 tema Storytelling yang sedang ngehits di indonesia dan sebaiknya anda ketahui:

1. Konten yang mengusung manfaat dan relevansi dengan kehidupan audien
2. Konten yang menghadirkan humor / lelucon dan pasti menghibur
3. Konten yang mengusung inspirasi dari hal, sosok, maupun peristiwa.
4. Konten yang memberikan informasi yang mendidik dan menambah wawasan baru
5. Konten yang menjual harapan dan keajaiban
6. Konten yang menghadirkan seluk beluk kehidupan urban.
7. Konten yang menyuguhkan santapan rohani dan religi
8. konten yang mampu membangkitkan adrenalin dan emosi audiens
9. konten yang mampu merangsang imajinasi dan menguatkan brend image


Agar Storytelling Anda efektif dan memikat konsumen, Anda tentu harus tahu triknya.

James Lush, direktur Lush Digital Media, mengatakan, ada lima elemen yang bisa membuat storytelling dalam pemasaran lebih efektif, yaitu:
1.    Topical. Brand manager harus tahu informasi seperti apa yang dibutuhkan audiensi saat ini. Misalnya, produk sunscreen sebaiknya tidak menampilkan cerita soal asyiknya liburan di pantai ketika ada bencana tsunami baru saja terjadi.

2.    Relevant. Berusaha meraih seluruh audiensi dari berbagai latar belakang adalah hal yang mustahil. Buat storytelling yang relevan dengan target yang lebih spesifik. Cokelat misalnya, hampir semua orang menyukainya. Tapi, membuat cerita tentang pasangan remaja yang berkenalan gara-gara cokelat bisa membuat target lebih terarah.

3.    Unusual. Cari sudut pandang berbeda agar ada kejutan dalam cerita. Jika cerita terlalu mudah diterka, audiensi bisa memilih untuk pergi.

4.    Trouble. Konflik adalah kunci untuk membuat cerita tetap menarik. Audiensi akan bertahan karena ingin tahu bagaimana masalah diselesaikan. Produk mobil misalnya, membuat eksperimen sosial untuk menahan orang agar tidak menyeberang saat lampu merah dengan membuat ikon manusia pada traffic light untuk menari. Lebih dari 90 detik videonya mampu menahan audiensi untuk menonton karena rasa penasaran, apakah eksperimen ini akan berhasil?

5.    Human. Betul, Anda ingin mengenalkan brand kepada masyarakat. Tapi, produk adalah benda mati tanpa emosi. Tampilkan manusia dalam cerita hingga audiensi merasakan kedekatan emosi dengan tokohnya.  Jadikan audiensi sebagai ‘tokoh utama’ dalam storytelling Anda dan posisikan produk Anda sebagai pemeran pendukung yang akan membantu mereka mendapatkan solusi.


Selain kelima hal itu, penting juga untuk membuat cerita tetap simpel dan autentik. Cerita yang terlalu rumit akan membuat audiensi bingung dan bosan. Sedangkan cerita yang tidak autentik akan membuat brand kehilangan kredibilitas.

5 Jenis Produk Paling Laris Selalu di Buru Pasaran Online dan Sulit Lekang oleh Zaman

September 08, 2017 Add Comment
Jika anda ingin bermain berusaha dan bersaing yang di butuhkan adalah Inovasi penjualan atau strategi Pemasaran yang matang Karena prospek pasar ini biasa di dominasi oleh perusahaan besar yang mempunyai banyak uang. Hingga Anda akan mendapatkan hanya beberapa persen bagian dari seluruh jumlah konsumen. Tapi Tenang jika anda mau belajar dan segmen pasar anda tidak terlalu muluk-muluk maka kesempatan bermain akan mendapatkan bagian yang cukup untuk usaha anda.


Berikut  5 Jenis Produk Paling Laris Selalu di Buru Pasaran Online yang Tidak Lekang oleh Zaman.

1. Produk Fashion paling banyak dicari konsumen di dunia maya, terutama kalangan wanita.
Selain Online shop yang bentuknya raksasa namun banyaknya online shop di bidang fashion yang mulai memanfaatkan sosial media untuk aktivitas promosi, menjadi satu alasan mengapa sekarang ini produk fashion menduduki peringkat pertama di daftar produk terlaris. Apalagi sekarang ini pelaku bisnis fashion online mulai memanfaatkan jasa fotografer profesional dan menggunakan jasa model-model cantik untuk mempromosikan produk mereka. Inilah yang membuat masyarakat Indonesia khususnya kaum hawa, sering kalap ketika belanja produk fashion lewat online. Beberapa produk fashion yang laris di online contohnya seperti baju, hijab, sepatu, tas, kacamata, arloji, aksesoris gelang, kalung, dan lain-lain.

2. Produk gadget/ Smartphone dan aksesorisnya ternyata paling banyak dicari konsumen lewat online
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sekarang ini tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia untuk belanja gadget lewat online semakin tinggi. Apalagi sekarang ini harga gadget di pasar online jauh lebih murah dari counter gadget di pasar konvensional. Terbukti, pada event harbolnas 2016 produk gadget masuk kategori produk terlaris yang banyak dicari konsumen. Selain itu, permintaan gadget yang meningkat juga berimbas pada penjualan aksesorisnya. Sebut saja seperti case gadget, powerbank, earphone, dan lain sebagainya.

3. Perlengkapan rumah tangga paling sering diburu kalangan mahmuda (mamah muda).
Seperti kita ketahui, kalangan mamah muda memang paling aktif di ranah digital, Selain produk fashion, kalangan ibu rumah tangga juga paling hobi belanja furniture rumah tangga yang tampilannya unik dan lucu.

4. Didominasi kaum hawa, produk kecantikan dan kesehatan laris manis di toko online
Pasti tahu kan golongan konsumen yang paling aktif di sosial media adalah kaum hawa, dari hasil survey ini dipastikan produk kecantikan dan kesehatan menjadi salah satu produk yang selalu laris manis di pasar online. Pasalnya tampil cantik dan menarik sudah menjadi satu hal yang tak bisa dipisahkan dari wanita. Beberapa produk kecantikan yang paling laris di toko online adalah produk cream pemutih, penghilang jerawat, obat pelangsing, dan lain sebagainya.

5. Daripada lama menunggu di loket antrian, sekarang ini konsumen lebih senang membeli tiket lewat online.
Sistem pembelian yang praktis dan bisa dibayarkan dengan harga normal tanpa harus antri panjang di loket pembelian, menjadi faktor penyebab jual beli tiket online belakangan ini semakin laris di pasar maya. Apalagi pembelian lewat online memungkinkan konsumen mendapatkan harga promo yang lebih mudah. Inilah yang membuat toko online penjualan tiket semakin laris manis.

Sumber pndukung :

https://bisnisukm.com/mau-buka-toko-online-di-2017-cek-dulu-daftar-5-produk-terlaris-ini.html

3 Cara Membuat Tagline Produk Samakin Memikat di Hati Konsumen

September 05, 2017 Add Comment
Tanpa disadari dan sangat berperan, keberadaan tagline produk memang menjadi salah satu alat pemasaran yang bisa memotivasi calon pelanggan untuk mendukung merek produk yang mau dipasarkan. Biasanya, tagline dibuat berbentuk slogan atau frasa kata yang ditampilkan baik dalam bentuk visual maupun verbal.

Keberhasilan Tagline
Akan tetapi sebagai pelaku ekonomi pasar, tentu kita tak bisa asal-asalan menentukan tagline sebuah produk. Sebab, tagline yang baik harus bisa langsung dikenali calon pelanggan dan mampu mewakili betapa pentingnya produk tersebut bagi para calon pelanggan.


Lalu, bagaimana caranya membuat tagline yang unik agar merek atau brand produk kita semakin dilirik konsumen?

Simak beberapa poin cukup penting yang perlu perhatikan ketika membuat tagline untuk merek produk.

1. Siapa Audien Anda ?
Sebelum membuat tagline produk, pahami terlebih dahulu siapa audiens Anda. Hal ini penting agar pesan yang Anda jadikan tagline produk bisa diterima dan dipahami dengan baik oleh calon pelanggan Anda. Contohnya saja seperti merek Adidas yang membidik kalangan anak muda sebagai target pasarnya lebih memilih tagline “Impossible is Nothing” untuk menggambarkan produk-produk yang mereka produksi.

2. Emosi Audien ?
buatlah tagline yang mampu menggugah emosi audiens. Sadar atau tidak, audiens lebih mudah termotivasi dengan tagline produk yang mampu menggugah emosi mereka. Sebab, kalimat yang bersifat emosional mampu menggambarkan merek produk yang dipromosikan dengan lebih jelas. Contohnya saja seperti kalimat “I’m lovin it” yang dijadikan sebagai tagline McDonalds.

3. Sederhana tapi mempunyai arti
Buatlah tagline yang singkat dan jelas. Idealnya tagline produk tidak lebih dari 10 kata. Sebab, tagline yang terlalu panjang hanya akan mempersulit audiens untuk mengingatnya. Contohnya seperti tagline Panasonic yang hanya terdiri dari tiga kata yaitu Panasonic – “Ideas for Life” namun cukup melekat diingatan para audiens atau Motor Yamaha dengan menggunakan tagline "Semakin di Depan" atau pada Smartphone Oppo dengan tagline Phone Camera / Perfect selfy. Koran Nasional seperti Kompas dengan tagline "Amanat Hati Nurani Rakyat"

Kendati tagline produk merupakan deretan kata yang tak terlalu panjang, namun peranannya sangat penting untuk bisa menanamkan merek produk Anda di hati para pelanggan. Gunakan ide-ide segar Anda untuk membuat tagline, karena tagline unik merek produk semakin dilirik. Salam sukses!

sumber pendukung :

Jabat KabanJabat Kaban, ST https://bisnisukm.com/tagline-unik-merek-produk-semakin-dilirik.html

20 Kata Pemasaran Yang Mampu Mendongkrak Omset Penjualan

September 05, 2017 Add Comment
Sekarang ini mematok harga murah saja tak jadi jaminan bisnismu bakal laris diserbu pembeli. Minat konsumen seperti terkadang enggan membeli dengan harga murah, hal ini bisa saja terjadi bukan masalah barang-nya tetapi penyampaian kepada calon konsumennya yang tidak sampai, terkesan aneh, tidak masuk, bikin males baca dan lain sebagainya. 

Pemasaran sekarang bukan lagi mulut yang bicara akan tetapi kata yang tertuang dalam dunia digitallah yang berperan atau sering di sebut sales latter. Strategi pemasaran yang unik dengan kata-kata nyentrik terkadang dibutuhkan untuk menghipnotis calon pembeli.
20 Kata Pemasaran Yang Mampu Mendongkrak Omset Penjualan

20 Kata Pemasaran Yang Mampu Mendongkrak Omset Penjualan

Sadar atau tidak, ternyata setiap kata yang disampaikan penjual ketika menawarkan sebuah produk, bikin bisa memainkan emosi para calon pembeli. Sedikitnya ada 20 kata-kata ajaib dalam kamus pemasaran yang sudah biasa di gunakan yang bisa kamu gunakan untuk mendongkrak penjualan produkmu!

1. Menakjubkan
Kata ajaib yang pertama adalah kata “menakjubkan”, agar lebih mudah kami berikan contoh kalimat yang bisa kamu gunakan untuk promosi!
ex: “Inilah produk herbal yang paling menakjubkan di tahun 2017!!! Terbukti turunkan kolesterol hanya dalam hitungan jam!”

2. Promo
Contohnya seperti ini: “Dapatkan Promo Terbatas Ini, Hanya Berlaku sampai 30 Juni 2017”

3. Bonus
Contohnya seperti ini: “Hanya Dengan Belanja Senilai Rp 50.000, Anda Akan Mendapatkan Bonus Menarik di Tempat Kami”

4. Complete
Bisa juga di Indonesiakan dengan lengkap, tetapi memakai bahasa Inggris juga tidak masalah.

Contohnya seperti ini: “Hanya dengan membayar Rp 20ribu, dapatkan Paket complete  ini!”

5. Mudah
Contohnya seperti ini: “ Ini 5 Cara Mudah Turunkan Berat Badan 5 Kg dalam waktu seminggu”

6. Nikmati
Contohnya seperti ini: “Nikmati Sensasi makan berempat hanya dengan Rp 80ribu saja”

7. Lucu
Contohnya seperti ini: “Hadiah boneka Lucu ini bisa kamu dapatkan hanya dengan belanja senilai Rp 100.000”

8. Menggugah
Contohnya seperti ini: “Aroma Rasa Kaldu Ayam yang Menggugah”

9. Eksklusif
Contohnya seperti ini: “Produk Eksklusif  Ini Hanya ada 5 Item di Indonesia”

10. Asli
Contohnya seperti ini: “Madu Asli  Langsung Dari Sarangnya”

11. Garansi
Contohnya seperti ini: “Jika belum berhasil, Garansi 100% uang kembali!”

12. Segera
Contohnya seperti ini: “Segera Dapatkan Promonya sebelum kehabisan!”

13. Instan
Contohnya seperti ini: “Dapatkan Kulit Putih Secara Instan Tanpa Efek Samping”

14. Terheboh (Exciting)
Kata “Heboh” ini biasanya berpasangan dengan kata diskon besar, atau juga bonus meriah.
Contohnya seperti ini: “Heboh, diskon besar-besaran jelang lebaran!

15. Satu-satunya (The only)
Contohnya seperti ini: “Pembalut kain Jelita-V satu-satunya produk pembalut wanita yang 100% bebas klorin”.

16. Aman
Contohnya seperti ini: “Pastikan paket Anda aman kami kirimkan sampai ke tempat tujuan”

17. Hemat
Contohnya seperti ini: “Dapatkan harga khusus ini, hemat  sampai Rp 300.000”

18. Solusi
Contohnya seperti ini: “ Anekamesin.com Solusi mesin pengemas masa kini!

19. Special
Contohnya seperti ini: “Dapatkan harga special dari kami, jika Anda berbelanja hari ini”

20. Lezat
Contohnya seperti ini: “Inilah menu lezat yang ada di restoran kami”

Selain kata-kata ajaib seperti di atas, sebenarnya masih ada lagi beberapa pilihan kata iklan lain, misalnya kata The Best, Terlaris, Ruar Biasa, Produk Terpopuler atau juga dengan kata Hot.

Selanjutnya, pilih kata-kata ajaib yang sesuai dengan bisnismu dan bersiaplah lonjakan omzet akan mengikutimu! Selamat mencoba dan salam sukses.

Omset Naik, 5 Strategi Promo ini Paling di Lirik Kaum Hawa

September 04, 2017 Add Comment
Naluri seorang wanita yang rata-rata hobi belanja dan boros, ternyata menjadi sasaran empuk dan ladang basah bagi para pelaku usaha. Berbagai macam strategi promosi bahkan dipersiapkan oleh para pelaku usaha untuk membidik kaum hawa sebagai target pasar yang potensial.

5 Strategi Promo ini Paling di Lirik Kaum Hawa

Karakternya yang cenderung lebih mengandalkan perasaan, membuat mereka lebih konsumtif dalam berbelanja. Karena itu, bagi Anda para pemula yang hendak terjun di dunia usaha. Terbilang cukup baik dan tidak ada salahnya bila Anda membidik konsumen wanita sebagai target pasar yang cukup potensial sebagai ladang duit.


Lalu bagaimana membuat konten promo yang di sukai kaum hawa ini ?
Berikut 5 strategi promosi yang disukai konsumen wanita :

1. Promo Gratisan
Hampir setiap orang pasti senang bila diberi promo gratisan, strategi ini biasanya berhasil menarik minat konsumen terutama dari kalangan kaum hawa. apalagi perempuan. Karenanya, untuk meningkatkan penjualan tidak ada salahnya bila Anda menggunakan strategi promosi tersebut untuk meningkatkan daya jual produk Anda. Contohnya saja seperti memberikan gratis toples untuk pembelian produk susu bayi 500 gram.

2. Promo Diskon
Kebanyakan konsumen wanita bakal gelap mata ketika mereka melihat besarnya diskon yang ditawarkan para pelaku usaha. Oleh sebab itu, untuk memancing minat beli para konsumen, Anda bisa mengadakan promo diskon pada moment-moment tertentu. Misalnya saja seperti memberikan diskon all item hingga 50% pada moment hari ibu, peringatan Hari Kartini, atau menjelang hari lebaran. Dengan promo tersebut, diharapkan konsumen dari kalangan remaja putri maupun ibu rumah tangga bisa melakukan pembelian lebih banyak lagi dan mendatangkan untung besar bagi para pelaku usaha.

3. Produk wanitaPromo Voucher.
Selain promo diskon, tawaran lain yang cukup menarik bagi para konsumen wanita adalah promo voucher. Biasanya promosi tersebut diberikan setelah konsumen membeli produk dengan nilai tertentu dan mendapatkan promo voucher potongan harga untuk pembelian berikutnya. Contohnya saja dengan membeli produk senilai Rp 100.000,00, kemudian pelaku usaha akan memberikan voucher senilai Rp 25.000,00 kepada para konsumen yang bisa digunakan untuk transaksi pembelian berikutnya.

4. Promo trial.
Disamping menarik minat konsumen dengan berbagai macam hadiah, Anda juga bisa memberikan pengalaman baru kepada para konsumen agar mereka percaya dengan kualitas pelayanan yang Anda tawarkan. Misalnya saja Anda menjalankan bisnis jasa kursus memasak, Anda bisa membuka free trial untuk kelas mahasiswi, karyawati, ataupun ibu rumah tangga. Ketika mereka telah mendapatkan pengalaman selama mengikuti kursus gratis, maka selanjutnya mereka akan tergerak untuk menginformasikannya kepada teman-teman lainnya dan akhirnya mencoba lagi bersama temannya untuk bergabung menjadi peserta didik di tempat kursus Anda.

5. Promo package.
Meskipun pada dasarnya hampir setiap wanita suka berbelanja, namun biasanya kalangan ibu rumah tangga sering berpikir ulang ketika hendak membeli sesuatu. Biasanya mereka lebih tertarik membeli produk-produk yang ditawarkan dalam promo paket hemat. Contohnya saja seperti bila membeli satu sachet deterjen biasanya seharga Rp 1.000,00, namun bila membeli selusin (isi 12 sachet) harganya jadi Rp 10.000,00. Dengan begitu dia calon konsumen mendapat 12 sachet deterjen dengan harga yang lebih murah, dibandingkan hrga satuan.
Nah, setelah mempelajari beberapa strategi promosi yang digemari para konsumen wanita, semoga para pemula dan pelaku usaha bisa mengaplikasikan langsung ilmu tersebut di bidang usahanya dan mendatangkan penjualan yang optimal setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

https://bisnisukm.com/strategi-promosi-yang-disukai-konsumen-wanita.html

5 Cara Mengetahui Konsumen Baru Yang Potensial Mau Membeli

September 04, 2017 Add Comment
Wajar, kita sebagai pebisnis yang baru membuka bisnis baru online terkadang masih susah membedakan konsumen yang benar-benar ingin membeli atau pura-pura bertanya harga hanya untuk membandingkan harga di toko yang satu dengan toko online lainnya. Ini sudah menjadi hal yang lumrah, dan hampir disetiap kegiatan jual beli  resiko tersebut bisa terjadi.
 5 Cara Mengetahui Konsumen Baru Yang Potensial
Sebagai seorang pebisnis, kita harus Jeli untuk mempelajari karakter konsumen serta bisa membedakan mana konsumen yang berpotensi melakukan transaksi pembelian dan mana konsumen yang hanya sekedar bertanya.



1. Perhatikan bahasa awal konsumen
memang benar dibutuhkan keahlian khusus memang untuk menganalisa bahasa konsumen. Apalagi komunikasi yang dilakukan hanya via chatting atau telepon. Bahasa konsumen terkadang setiap daerah berbeda-beda, yang diperlukan adalah perhatikan intonasi bicara konsumen atau bahasa chatting yang dikirimkan untuk mengetahui apakah mereka benar-benar minat dengan produk Anda. Jangan lupa untuk melakukan pencatatan apa saja hal-hal penting yang disampaikan konsumen.

2. Dengarkan keluhan konsumen
Tak jarang konsumen yang mendapatkan kekecewaan di toko online lain menceritakan pengalamannya kepada Anda sesama pebisnis online. Menghadapi kondisi seperti ini, Anda bisa memberikan solusi baru dan memberikan bukti bahwa toko online Anda tak seperti toko online lainnya. Ceritakan pula bagaimana sistem pelayanan yang Anda berikan, dengan begitu kepercayaan mereka bisa mulai tumbuh kembali dan menjadi salah satu prospek yang Anda miliki.

3. Perhatikan ekspresi
Sadar atau tidak, ekspresi bisa mewakili perasaan. Ini juga berlaku dalam dunia bisnis atau usaha. Cobalah perhatikan konsumen Anda ketika datang ke toko atau mungkin via chatting, terkadang konsumen menggunakan emoticon mewakili perasaannya. Dan pastinya, kita harus pahami betul tentang ini, karena sepengalaman saya, saya terus berusaha bagaimana konsumen tetap ceria dan tidak kaku ketika menikmati pelayanan bisnis kita

4. Catat Feedback
Feedback tentu sangat menentukan final konsumen pada akhirnya. Saya ambil contoh ketika bergerak dibidang desain atau jasa yang melalui proses “persiapan”. Coba kita ajak konsumen kita berkomunikasi via email, kalau balasan email ada revisi dan bahasa yang digunakan sangat detil, bisa dipastikan bila konsumen tersebut sudah >60% deal untuk menggunakan jasa kita. Perlu juga dipelajari, jenis-jenis konsumen sangat banyak. Ada yang aktif, ada yang pasif, ada yang sabar dan ada yang tidak sabar. Jadi, sudah menjadi tugas kita untuk jeli mengerti tentang karakter dan perilaku konsumen.

5. Lakukan survey melalui social media
Jangan abaikan social media yang dimiliki setiap konsumen Anda. Saya sangat setuju sekali kalau konsumen sekarang ini sangat gemar berkomunikasi lewat social media, tapi tak jarang juga yang kurang senang berkomunikasi via chat lewat social media. Akan lebih baik kalau kita sebagai pebisnis mengetahui tentang aktifitas konsumen tersebut paling banyak disocial media yang mana. Agar dia terus tahu aktivitas social media yang kita miliki.

Sumber :


https://bisnisukm.com/5-strategi-pemasaran-untuk-mengetahui-konsumen-potensial.html